ADAPTIF, SOLID DAN PANTANG MENYERAH

ADMIN | Kamis , 17-Okt-2019

Balai Besar Litbang BPTH (Yogya, 16/10/2019)_Menurut Kepala Balai Besar Litbang BPTH, Dr. Nur Sumedi, S.Pi.,MP, dalam menghadapi perubahan serta kemajuan jaman kita dituntut untuk memiliki prinsip-prinsip adaptif, solid dan pantang menyerah. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara pembinaan pegawai Balai Besar Litbang BPTH di Merapi Farma Herbal, Hargobinangun Pakem, Sleman, Selasa (15/10).

Perubahan jaman yang terjadi begitu cepat menuntut kita untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan-perkembangan yang terjadi. “Jadi posisi kita adalah menyesuaikan”, kata Nur Sumedi.

Hal ini mendapat dukungan dari Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Dr. Agus Justianto. “Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Kababes tadi tentang prinsip adaptif, kita tidak usah berpikir yang bermacam-macam atau memusingkan pada situasi seperti sekarang ini. Baik itu situasi politik, situasi lingkungan maupun situasi global yang terjadi. Yang terpenting kita fokus untuk berusaha yang terbaik, dan kita harus bisa beradaptasi,” tegas Agus ketika memberikan arahan.

Menurutnya dunia ini sudah mengglobal, tanpa batas, kita tidak bisa lagi berdiri sendiri atau berjalan sendiri, kita harus toleransi dengan yang lain, kemudian kita juga harus yakin berada pada jalan yang benar.  “Sebagai lembaga riset kita harus siap dengan berbagai tantangan tadi, untuk itu kita harus membuka networking seluas-luasnya, dan kita harus punya spirit sebagai pemenang,” ajak Agus.

Prinsip selanjutnya adalah soliditas. “Saya kira tanpa soliditas yang kuat walaupun hasil kita luar biasa, walaupun apa yang kita hasilkan menurut banyak orang itu brilian, tetapi tanpa kesolidan atau kebersamaan yang kuat hal itu tidak akan optimal kita introduksikan kepada masyarakat pengguna,” jelas Nur Sumedi.

Menurutnya, lebih dari separuh umur kita adalah bergaul dengan kawan-kawan, terutama yang fungsional. Kawan-kawan fungsional bergaul sejak masuk atau penempatan dan kemungkinan sampai akan pensiun nanti. “Jadi kalau kita tidak ada atau kurang kebersamaannya, itu saya kira akan sangat rugi umur kita. Apabila kita mempunyai semangat kebersamaan, apapun kondisi yang dilalui, kita akan merasa lebih rileks dan bahagia,” ucap Nur Sumedi. 

Sedangkan prinsip yang ketiga, apapun keadaan institusi kita apakah masih tetap seperti sekarang ataupun berubah dan bergabung dengan istitusi lain, anggaran berlimpah ataupun tidak, kita harus tetap pantang menyerah untuk memberikan inovasi yang terbaik untuk masyarakat.   

Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan di Merapi Farma Herbal, dan diikuti oleh seluruh karyawan dan karyawati Balai Besar Litbang BPTH. Setelah pengarahan oleh Kepala BLI, acara dilanjutkan dengan outbond yang diisi dengan permainan-permainan yang bermanfaat untuk membangun kebersamaan, meningkatkan kerjasama tim, refreshing dll.***(MNA)

Dokumentasi     : DS & MNA

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan :

Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun Pakem Sleman DI Yogyakarta (Indonesia)

Email                : breeding@biotifor.or.id

Website            : www.biotifor.or.id

Instagram          : www.instagram.com/biotifor_jogja

Facebook         : www.facebook.com/Balai-Besar-Litbang-BPTH-187407891327294

E-Journal          : http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index