BALAI BESAR LITBANG BPTH UPAYAKAN SINERGI HILIRISASI PRODUK BERSAMA FAKULTAS FARMASI UGM

ADMIN | Selasa , 14-Jan-2020

Balai Besar Litbang BPTH (Yogya, 14/01/2020)_Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (Litbang BPTH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengupayakan adanya sinergi bersama Fakultas Farmasi UGM untuk membantu hilirisasi hasil litbang yang telah banyak dihasilkan kepada stakeholders.

Melalui perwakilannya, Kepala Bidang Data Informasi dan Kerjasama, Retisa Mutiaradevi, S.Kom., MCA., dan Kepala Bidang Program dan Evaluasi, Ir. Nina Juliaty, MP serta peneliti Balai Besar Litbang BPTH, Dr. Ir. Antonius Y.P.B.C. Widyatmoko, M.Agr., ILG. Nurtjahjaningsih, S.Si, MSc., Ph.D, Yayan Hadiyan, S.Hut, M.Sc. melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Farmasi UGM dalam rangka inisiasi kerja sama.

Agenda kunjungan adalah untuk menjajaki kemungkinan sinergi/kolaborasi di bidang pengembangan sumber daya hutan menjadi produk yang dapat dikonsumsi masyarakat. “Semoga Balai Besar Litbang BPTH bisa melakukan sinergi dengan Fakultas Farmasi UGM, menyusun proposal bersama,  melakukan riset bersama, dikawal dari awal sampai akhir hulu sampai hilir, sehingga tercapai hilirisasi produk unggulan hasil litbang Balai Besar terutama pemanfaatan HHBK untuk mendukung biofarmaka”, tutur Retisa.

Dr. Anton menambahkan bahwa hutan Indonesia punya banyak bahan baku berkualitas, seperti teh gaharu, taxus, dan lain-lain, namun kita belum bisa optimal untuk pengelolaannya, untuk itu kita butuh bersinergi dengan instansi lain seperti Fakultas Farmasi UGM.

Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Agung Endro Nugroho, M.Si., Apt.,Dr. rer. nat Endang Lukitaningsih, M.Si., Apt., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni Farmasi UGM, bersama Ketua Departemen Biologi Farmasi, Dr. Indah Purwantini, M.Si., Apt. menerima kunjungan tim Balai Besar Litbang BPTH dan cukup optimis dengan penjajakan ini, terutama untuk kegiatan penelitian dan pengembangan bidang kefarmasian di masa depan.

“Kami telah beberapa kali berkolaborasi dengan instansi non-kefarmasian, jadi kami optimis untuk kolaborasi riset dengan Balai Besar Litbang BPTH”, kata Dr. Endang.

Isu terkini soal kesehatan dan bahan baku kefarmasian dari tanaman hutan, termasuk penelitian dan pengembangan yang bersinggungan dengan bidang farmasi maupun bahan baku tanaman hutan dibahas ala pertemuan ini.

“Harapan ke depan, hasil-hasil litbang tidak berhenti di balai saja namun dengan sinergi dan pemanfaatan teknologi farmasi UGM serta pengalaman dan jejaring dengan industri kita bisa memaksimalkan hilirisasi produk hasil litbang ke masyarakat luas”, tambah Retisa.

 

 

 

 

Dokumentasi : Tim Farmasi UGM & Tim Balai Besar Litbang BPTH Yogya.

 

Artikel terkait: https://farmasi.ugm.ac.id/fakultas-farmasi-ugm-jajaki-research-collaboration-dengan-b2p2bpth/