Mari Berkenalan Dengan Para Calon Profesor Riset BIOTIFOR (Dr. Ir. Rina Laksmi Hendrati, M.P)

ADMIN | Selasa , 27-Okt-2020

BIOTIFOR (27/10/2020) Ditengah-tengah pandemic yang sedang melanda dunia. Ada hembusan angin kegembiraan yang akan Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan persembahan dalam dunia IPTEK di Indonesia.

 

 

 

Setelah sebelumnya pada akhir tahun 2016, Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan telah memiliki seorang professor riset dalam bidang penelitian tanaman hutan yaitu Prof. Dr. Ir. Budi Leksono, MP, dan di penghujung tahun 2020 tidak hanya satu orang calon profesor riset yang akan dipersembahkan namun lima orang calon sekaligus. Berikut kelima orang calon profesor riset tersebut :

  1. Dr. Ir. Anto Rimbawanto, M.Agr.Sc
  2. Dr. Liliana Baskorowati, S.Hut., M.P
  3. Dr.Ir. Mudji Susanto, M.P
  4. Dr. Ir. Rina Laksmi Hendrati, M.P
  5. Dr.Ir. A.Y.P. Bambang Catur W., M.Agr

Mari kita berkenalan satu demi satu dengan para calon profesor riset.

Untuk kesempatan kali ini, kita akan berkenalan dengan Dr. Ir. Rina Laksmi Hendrati, M.P.

Dr. Rina biasa disapa, merupakan seorang peneliti ahli utama di Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan dengan kepakaran pemuliaan pohon. Dr. Rina mulai bergabung di Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan pada tahun 1994. Sebelum di Yogyakarta, yang bersangkutan sempat berkarya di Konsultan Pusat Pengembangan Agribisnis, Jakarta (1989), 3 tahun setelah itu (1989 - 1992) di Balai Litbang Kehutanan Ujung Pandang Departemen Kehutanan. Terakhir di Proyek Pusat Perbenihan, DirJen. Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan, Departemen Kehutanan selama 2 tahun pada (1992-1994).

 


 

Jika berbicara mengenai penghargaan, sudah banyak penghargaan yang diterima oleh wanita yang sudah berkarya kurang lebih 30 tahun dalam bidang penelitian tanaman hutan ini. Beberapa diantaranya adalah, pada saat menempuh pendidikan sarjana strata satu, secara berturut-turut berhasil memperoleh beasiswa peningkatan prestasi akademik (1986-1987) dan Supersemar (1988). Kemudian pada tahun 1995 berhasil memperoleh JICA Training Award dari Pemerintah Jepang melalui JICA  yaitu training di Japan selama 3 bulan. 2 tahun berikutnya yaitu tahun 1997 juga berhasil memperoleh CIDA Training Award dari Pemerintah Canada melalui CIDA (Canadian International Development Agency) yaitu training di Canada selama 3 bulan. Setelah itu pada tahun 2000-2002 memperoleh beasiswa ITTO (International Timber Trade Organization) untuk melanjutkan jenjang pendidikan masternya. Pada tahun 2002 berhasil lulus dengan gelar Cumlaude Merit Certificate dari Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada. Untuk program doctornya (2004-2008) juga mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Australia melalui AusAID (Australian Agency for International Development). Belakangan ini pada tahun 2014, yang bersangkutan sukses mendapatkan John Dillon Fellowship Award dari Pemerintah Australia melalui ACIAR (Australian Center for International Agricultural Research) yaitu 1,5 bulan mengunjungi Australia ke berbagai institusi di 5 negara bagian Australia untuk diskusi dan menghadiri 3 buah workshop tentang management, leadership dan communicating research.

Wanita kelahiran Yogyakarta ini juga sangat aktif dalam bidang publikasi baik di dalam maupun di luar negeri. Sudah lebih dari 15 buah publikasi baik jurnal maupun prosiding yang dihasilkan. Dr. Rina juga telah menelurkan sebuah buku dengan judul Seleksi Spesies Adaptif untuk Antisipasi Perubahan Iklim : Penanaman Pohon Untuk Antisipasi Kekeringan yang dapat diakses di website biotifor.or.id. **UMP