TEKNOLOGI EMBRIOGENESIS SOMATIK UNTUK PERBANYAKAN ROTAN TOHITI

ADMIN | Senin , 8-Feb-2021

Biotifor.or.id – Perbanyakan rotan tohiti secara konvensional masih mempunyai beberapa masalah karena musim berbuah yang tidak menentu dan jumlah buah yang terbatas. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah ini adalah melalui teknologi embriogenesis somatik. Hal ini di tulis oleh salah satu peneliti BBPPBPTH Dra. Yelnititis, M.Si. pada karya ilmiah yang berjudul Embriogenesis Somatik Rotan Tohiti (Calamus inops Becc. Ex Heyne) yang terbit pada Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan (JPTH).

Peneliti yang akrab dipanggil Titis ini menjelaskan bahwa 85% produksi rotan dunia berasal dari Indonesia, namun demikian 90% kebutuhan masih disuplai dari hutan alam dan hanya 10 % yang berasal dari budidaya rotan. Padahal dalam permenhut no 19 tahun 2009 rotan telah ditetapkan sebagai salah satu komoditas HHBK yang pengembangannya perlu dilaksanakan dengan sistem budidaya. Salah satu rotan yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah rotan tohiti. Batang rotan tohiti agak keras dan tidak begitu mudah dibelah-belah sehingga sangat baik digunakan untuk pembuatan mebel, sandaran kapal, pengisi batang sepeda dan pengganti kerangka baja.

Secara alami jenis ini tumbuh di daerah berbukit dan ditemukan hampir di seluruh daratan Sulawesi. Namun demikian terdapat beberapa kendala dalam budidaya rotan tohiti karena rotan tohiti tumbuh tunggal dan tidak berumpun sehingga hanya dapat dipanen satu kali. Sementara itu selama ini perbanyakannya hanya dapat dilakukan dengan biji padahal musim berbuahnya tidak menentu dan ketersediaan bijinya semakin menurun. 

“Pemanenan melalui penebangan batang rotan sebelum masa reproduktif akan memutus mata rantai regenerasinya sehingga berakibat buahnya semakin jarang diperoleh. Untuk itu diperlukan upaya perbanyakan tanaman melalui teknologi pembiakan vegetative baik secara makro maupun mikro melalui budidaya jaringan,” ungkap Titis.

Lebih lanjut pada JPTH Vol 12 no 1 tahun 2018 halaman 41-50 ini Titis menuliskan bahwa embriogenesis somatik merupakan salah satu teknologi pembiakan vegetative yang dapat dilakukan dengan dua acara yaitu secara langsung dengan pembentukan embrio somatik dari jaringan eksplan dan secara tidak langsung melalui proliferasi kalus.  Embriogenesis somatik mempunyai beberapa keuntungan antara lain tingkat multiplikasi yang tinggi sehingga bibit yang dihasilkan seragam, mudah digunakan pada medium cair sehingga cocok sebagai salah satu teknologi yang perlu dikembangkan pada budidaya rotan.

“Media kultur dan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang tepat merupakan komponen penting yang akan mempengaruhi keberhasilan embryogenesis simatik suatu jenis tanaman salah satunya adalah dengan penggunaan BAP (6-Benzylaminopurine),” kata Titis.

“Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan zat pengatur tumbuh terbaik pada induksi kalus embriogenik dan induksi embrio somatik rotan tohiti dengan media dasar Murashige dan Skoog (MS) sebagai media tumbuh. Penelitian dilakukan dalam 3 tahap kegiatan yaitu perkecambahan biji, induksi kalus embriogenik dan induksi embrio somatik,’ tambahnya.

Berdasarkan penelitian ini Titis menyimpulkan bahwa budidaya jaringan melalui teknologi embriogenesis somatik pada rotan tohiti dapat dilakukan dengan baik. Penambahan zat pengatur tumbuh BA (Benzyl adenine) 1.0 mg/l pada media dasar Murashige and Skoog (MS) merupakan perlakuan terbaik untuk induksi kalus embriogenik. Jumlah embrio somatik terbanyak ditemukan pada perlakuan penambahan zat pengatur tumbuh kombinasi BA 1.0 mg/l + 2.4-D 1.0 mg/l pada media MS. *** (EDL)

Selengkapnya dapat dibaca pada tautan berikut:

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/article/view/2986

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BIOTIFOR YOGYA):
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Yogyakarta (Indonesia)

Telp. (0274) 895954; 896080 Fax. (0274) 896080

Email                breeding@biotifor.or.id

Website            www.biotifor.or.id

Instagram         https://www.instagram.com/biotifor_jogja

Facebook          www.facebook.com/Balai-Besar-Litbang-BPTH-187407891327294

Youtube             http://youtube.com/c/BiotiforJogja

E-Journal           http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index