PEMULIAAN NYAWAI

ADMIN | Kamis , 11-Feb-2021

Biotifor.or.id --- Dalam pembangunan hutan tanaman, penggunaan materi genetic unggul menjadi suatu kebutuhan.  Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan telah mengawali program pemuliaan nyawai melalui pembangunan plot uji keturunan nyawai di Mangunan, Bantul, Yogyakarta pada tahun 2012. Hal ini ditulis oleh peneliti Balai Besar Litbang BPTH Liliek Haryjanto, Prastyono dan Yayan Hadiyan pada Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan Vol 12 no 2 tahun 2018 berjudul “ Seleksi dan perolehan genetik pada uji keturunan nyawai (Ficus variegate Blume) di Bantul.”

“Nyawai (Ficus variegate Blume), termasuk jenis cepat tumbuh. Kayunya berwarna cerah kuning keputihan dengan corak baik, sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku kayu lapis bagian luar, kayu    pertukangan dan pulp,” jelas Liliek mengawali tulisannya.

Jenis ini memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai jenis untuk Hutan Tanaman Industri (HTI) baik dengan pola monokultur maupun pola campuran. Hingga saat ini penanaman nyawai dalam skala besar masih terbatas di areal PT. ITCIKU, Kalimantan Timur, sampai 2008 telah ditanam nyawai lebih dari 500 ha baik monokultur maupun campuran dengan jenis lain.

Program pemuliaan ini difokuskan pada upaya peningkatkan produksi sebagai bahan baku kayu pertukangan dengan prioritas sifat yang dimuliakan meliputi sifat tinggi, diameter dan volume. Sifat-sifat ini diketahui dipengaruhi oleh banyak gen, sehingga metode genetika kuantitatif bisa digunakan untuk menghitung besaran variasi genetik yang akan mempengaruhi fenotipenya.

Selanjutnya Liliek juga menuturkan bahwa sebanyak tiga plot uji keturunan nyawai yang telah dibangun meliputi tiga sub galur, yaitu sub galur Nusa Tenggara Barat, sub galur Banyuwangi dan sub galur Cilacap - Pangandaran dengan jumlah famili yang diuji secara berturut-turut masing-masing sebanyak 17, 15 dan 19 famili.  Hasil studi awal pertumbuhan menunjukkan bahwa sub galur Cilacap - Pangandaran memiliki variasi genetik yang sangat nyata di antara famili dan memiliki estimasi heritabilitas individu maupun heritabilitas famili tertinggi di bandingkan 2 sub galur lainnya.

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pertumbuhan dan parameter genetic pada tanaman  dewasa  serta  pengaruh  seleksi  dalam plot  (within  plot  selection)  terhadap  perolehan genetik  pada  plot  uji  keturunan  nyawai  yang dibangun di Bantul yaitu plot  uji  keturunan  nyawai  yang  dibangun  di Blok    Kediwung, RPH Mangunan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Propinsi Daerah Istimewa  Yogyakarta yang  secara  administrasi pemerintahan termasuk Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

“Adapun Metode penelitian yang dilakukan adalah pengumpulan data, analisis statistk dan parameter genetik serta seleksi. Sedangkan hasil yang dibahas meliputi meliputi pertumbuhan tanaman, parameter genetik dan seleksi perolehan genetik,” tambah Liliek.

Diakhir tulisannya Liliek menyimpulkan bahwa pertumbuhan nyawai pada plot uji keturunan menunjukkan adaptabilitas pertumbuhan yang baik pada lahan marginal, dan secara umum nilai heritabilitas plot uji keturunan nyawai pada umur 4 tahun rendah untuk sifat tinggi, diameter dan volume pohon. Berdasarkan rancangan percobaan yang digunakan dan jumlah famili yang diuji pada plot uji keturunan nyawai di Bantul, maka seleksi hanya bisa dilakukan melalui seleksi dalam famili dengan perolehan genetik tertinggi sebesar 1,91% (tinggi), 0,68% (diameter) dan 0,067% (volume).*** (EDL)

 

Selengkapnya dapat dibaca dan diunduh pada link berikut:

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/article/view/4594/4615

 

 

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BIOTIFOR YOGYA):
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Yogyakarta (Indonesia)

Telp. (0274) 895954; 896080 Fax. (0274) 896080

Email                breeding@biotifor.or.id

Website             www.biotifor.or.id

Instagram         https://www.instagram.com/biotifor_jogja

Facebook           www.facebook.com/Balai-Besar-Litbang-BPTH-187407891327294

Youtube             http://youtube.com/c/BiotiforJogja

E-Journal           http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index