POTENSI BISNIS BENIH UNGGUL TANAMAN KEHUTANAN

ADMIN | Jumat , 5-Maret-2021

Biotifor.or.id – “Sumber daya hutan dan lahan di Jawa timur ini harus kita jaga agar dapat memberikat manfaat bagi masyarakat dan menjadi peluang bisnis sumber benih unggul” kata Purnomo Hadi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur pada saat menyampaikan sambutan pembukaan webinar “Potensi tanaman unggul kehutanan” pada hari Selasa 2 Maret 2021 secara daring menggunakan media zoom cloud meeting dan streaming youtube.

Lebih lanjut Purnomo menjelaskan bahwa diperlukan penggunaan benih bersertifikat untuk meningkatkan produktivitas sumber benih dan yang tidak kalah penting penguasaan ketrampilan bagi SDM sehingga mampu mengelola hasil hutan. Diharapkan dengan adanya webinar ini akan meningkatkan ilmu pengetahuan bagi para pelaku perbenihan di Jawa timur.

Tiga peneliti Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan menjadi nara sumber pada Webinar yang diselenggarakan oleh UPT Perbenihan Tanaman Hutan Jawa Timur ini bersama dengan dua nara sumber lainnya. Ketiga peneliti tersebut adalah Prof. Ris. Dr. Liliana Baskorowati S.Hut. M.P; Prof. Ris. Dr. Ir. Mudji Susanto, MP dan Dr. Ir. Arif Nirsatmanto, M.Sc.

“Dari sumber benih akan dihasilkan benih unggul yang terjamin kualitas dan kuantitasnya karena ada proses pemilihan pohon, perlakuan silvikultur dan pemeliharaan sehingga dapat mensupport rehabilitasi hutan dan lahan” Jelas Prof. Liliana yang menyampaikan materi berjudul Manfaat pembangunan sumber benih untuk menunjang rehabilitasi hutan dan lahan.

Prof. Lili juga menambahkan bahwa dengan menggunakan benih unggul maka akan meningkatkan produktivitas benih maupun kayunya. Sebagai contoh penggunaan benih unggul Acacia auriculiformis akan meningkatkan produktivitas kayu sebanyak 26-28 ton/ha/tahun, jauh lebih banyak dari pada penggunaan benih asalan yang hanya menghasilkan sebanyak 12-15 ton /ha/th.

Pada paparan berikutnya Prof. Mudji Susanto menyampaikan perihal potensi pasar  untuk pengembangan sumber benih tanaman hutan selain sengon di jawa Timur.

“Indonesia merupakan salah satu pengekspor kayu olahan selain China, Malaysia, Rusia, Finlandia dan Vietnam. Dan Jawa Timur berpotensi menyumbang kayu sebesar 2,7 % dari seluruh hutan produksi di Indonesia” jelas Prof. Mudji mengawali presentasinya.

Profesor yang telah bekerjasama membangun sumber benih Warugunung di Jawa Timur ini juga menjelaskan bahwa hutan rakyat di Jawa Timur itu bervariasi jenis yang ditanam, ada Acacia auriculiformis, warugunung, mahoni dan sebagainya. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri mikro yang banyak terdapat di Jawa Timur perlu meningkatkan produktivitas hutan rakyat dengan penggunaan benih unggul yang berasal dari sumber benih bersertifikat.

Berbeda dengan yang disampaikan Prof. Lili dan Prof. Mudji, Dr. Arif Nirsatmanto mengupas tentang tantangan sumber benih bersertifikat melawan kepercayaan konsumen.

“Benih adalah materi yang tak tergantikan dalam kegiatan penanaman, sehingga potensi bisnis benih ini sangat besar walaupun ada beberapa kendala dalam pembuktian kualitas yang tidak terlihat sebelum benih tersebut ditanam dan menghasilkan” kata Dr. Arif.

Lebih lanjut peneliti yang selalu bersemangat ini menjelaskan bahwa pemerintah melalui permenhut P3 tahun 2020 telah mengatur perihal sertifikasi sumber benih.

“ Dokumen sertifikat diperlukan oleh pengedar dan pengada benih untuk dapat memasarkan produk nya, sedangkan konsumen penanam benih memerlukan bukti bahwa benih itu akan menghasilkan produktivitas tinggi setelah ditanam. Untuk menjaga kepercayaan konsumen akan mutu benih ini adalah dengan menjaga komunikasi hulu-hilir yang baik untuk memastikan feedback mutu benih yang dihasilkan.

Adapun dua nara sumber lainnya yaitu dari Direktur Perbenihan tanaman hutan Jakarta yang menyampaikan kebijakan penggunaan benih/bibit bersertifikat serta Kepala UPT Perbenihan Tanaman Hutan Dishut Prop. Jawa Timur dengan materi pengendalian peredaran benih dan bibit tanaman hutan di Jawa Timur.*** (EDL)

 

Webinar selengkapnya dapat disaksikan pada channel youtube UPT PTH Jawa Timur

https://www.youtube.com/watch?v=jkaAZeUQWEI

 

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BIOTIFOR YOGYA):
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Yogyakarta (Indonesia)

Telp. (0274) 895954; 896080 Fax. (0274) 896080

 

Email  breeding@biotifor.or.id

Website www.biotifor.or.id

Instagram https://www.instagram.com/biotifor_jogja

Facebook  www.facebook.com/Balai-Besar-Litbang-BPTH-187407891327294

Youtube http://youtube.com/c/BiotiforJogja

E-Journal http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index