BBPPBPTH DIBERIKAN KEPERCAYAAN UNTUK MELAKSANAKAN KEGIATAN PRIORITAS NASIONAL DI KHDTK KALIURANG

ADMIN | Kamis , 24-Juni-2021

Biotifor.or.id Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPPBPTH) Yogyakarta diberi kepercayaan menjadi penanggung jawab kegiatan Prioritas Nasional (PN) Optimalisasi Konservasi, Pemanfaatan Sumberdaya Hutan dan Integrasi Wisata Ilmiah Berbasis Masyarakat di KHDTK Kaliurang. Progres kegiatan PN tersebut disampaikan pada acara Konsolidasi Kegiatan PN Lingkup BLI di Hotel Inna Malioboro Yogyakarta pada tanggal 23-24 Juni 2021.

Prof. Ris. Dr. Ir. AYPBC Widyatmoko, M.Agr yang akrab disapa Prof. Anton, peneliti BBPPBPTH selaku Penanggung Jawab kegiatan menyampaikan tentang progres kegiatan PN tersebut mulai dari kondisi dan potensi KHDTK Kaliurang, Visi Misi 2020-2040, tujuan serta hasil-hasil yang telah dicapai.

   

 

Baca juga: Menuju Wisata Ilmiah, KHDTK Kaliurang Berbenah

 

Kegiatan PN yang dikerjakan Bersama oleh 4 UPT, yaitu BBPPBPTH Yogyakarta, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan (P3H), Balai Litbang Teknologi Pengelolaan DAS, dan Balai Litbang Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan mempunyai 9 luaran sebagai berikut:

1)  Informasi jenis-jenis tumbuhan penyusun KHDTK Kaliurang

2)  Plot arboretum/konservasi jenis/populasi tumbuhan khas pegunungan

3)  Demplot perbenihan dan pembibitan jenis-jenis tanaman dataran tinggi

4)  Sistem Informasi Tumbuhan Berbasis Web

5)  Perangkat Integratif Monitoring Ekosistem Hutan di KHDTK Kaliurang

6)  Model pengelolaan DAS di KHDTK Kaliurang

7)  Model wisata ilmiah konservasi

8)  Sarana promosi wisata ilmiah 

9)  Kelompok masyarakat sekitar KHDTK Kaliurang.

“Dengan luas 10 ha dengan mempunyai berbagai potensi berupa litbang unggulan, potensi fauna, dan potensi wisata termasuk Lorong Oksigen sangat mendukung untuk mewujudkan KHDTK Kaliurang sebagai media penelitian, pengembangan IPTEK dan pendidikan restorasi ekosistem dataran tinggi volcano berbasis genetik dan Eco Edu Wisata berbasis masyarakat,” sebut Prof. Anton.

Menutup paparan, Prof. Anton menyuguhkan sebuah pantun yang berbunyi: Beli solar untuk usaha, Jangan lupa membawa jirigen, Kalau datang ke Jogjakarta, Pastikan mampir ke Lorong Oksigen.

 

Lihat juga: Testimoni KHDTK Kaliurang Yogyakarta

 

Sebelumnya acara konsolidasi dibuka oleh Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Dr. Ir. Agus Justianto, MSc. yang hadir secara virtual. Beliau menyampaikan bahwa perjalanan dan kiprah BLI KLHK sejak 108 tahun berdiri dalam menghasilkan hasil riset, invensi, dan inovasi telah terbukti dan memberikan manfaat bagi pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Indonesia, dan telah menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan bidang LHK.

“Hasil-hasil penelitian telah diimplementasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan hidup. Pada tahun 2021 ini, kita diberikan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan PN,” ungkap Kabadan.

“Pelaksanaan kegiatan Prioritas Nasional (PN) pada proyek Penerapan IPTEK LHK untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di 6 Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) diharapkan ke depan dapat dilaksanakan di seluruh KHDTK lingkup BLI sehingga IPTEK yang dihasilkan dapat menjangkau masyarakat sekitar KHDTK yang dikelola BLI serta dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan,” tambah Kabadan.

Tahun 2021 ini BLI mendapatkan mandat untuk melaksanakan kegiatan PN terutama dalam mendukung PN 1: Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan yang Berkualitas dan PN 6: Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim.

Pelaksanaan kegiatan PN lingkup BLI Tahun 2021 ini telah ditetapkan oleh Kepala BLI melalui Surat Keputusan Nomor: SK.106/LITBANG/SET.12/KUM.1/12/2020 tanggal 30 Desember 2020 tentang Pelaksanaan Proyek Prioritas Nasional Lingkup Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi Tahun 2021.

Pencermatan kegiatan dan target di dalam PN ini juga telah dilaksanakan agar sesuai dengan program pemerintah secara nasional, sebagaimana tercantum dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021 dengan tema “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Sosial” dan empat (4) Fokus Pembangunan dalam Rancangan Awal RKP Tahun 2021 serta dalam dokumen Rencana Kerja KLHK TA 2021. 

  

Sejalan dengan hal itu, Plt. Sekretaris Badan, Dr. Ir. Sylvana Ratina, M.Si pada saat membacakan laporan pelaksanaan menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah untuk membahas progres kegiatan Prioritas Nasional lingkup BLI Tahun 2021 sekaligus meningkatkan kinerja pada masa transisi BLI menjadi BSI terutama dalam pencapaian program dan kegiatan serta target yang telah direncanakan.

BLI mendukung PN 1 melalui proyek PN Implementasi Iptek Hasil Hutan, Jasa Lingkungan, dan Keanekaragaman Hayati yang dilaksanakan di enam KHDTK lingkup BLI yaitu KHDTK Kemampo-Sumatera Selatan, KHDTK Carita-Jawa Barat, KHDTK Kaliurang-Yogyakarta, KHDTK Oelsonbay-NTT, KHDTK Samboja-Kalimantan Timur dan KHDTK Mengkendek-Sulawesi Selatan.

Untuk PN 6 BLI mendukung melalui Proyek PN: (1) Pengembangan Sistem Aplikasi AIKO (Alat Identifikasi Kayu Otomatis) untuk mendukung Penegakan Hukum di bidang LHK; (2) Sertifikasi Laboratorium Lingkungan Hidup; dan (3) Kajian Kebijakan Bidang LHK.

“Oleh sebab itu, kegiatan ini menjadi sangat penting dalam rangka memberikan ruang bagi seluruh satuan kerja lingkup BLI untuk ajang diskusi, bertukar pikiran dan menyusun formulasi strategi dalam mencapai target yang telah ditetapkan pada Renja BLI TA. 2021,” tutur Sesbadan. 

Untuk memperoleh informasi Strategi Pelaksanaan PN dalam Mendukung Capaian Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2021, BLI juga mengundang Direktur Lingkungan Hidup, Kementerian PPN/Bappenas termasuk memberikan arah kegiatan dan informasi terkait keberlanjutan kegiatan PN lingkup BLI pada semester 2 Tahun 2021 pasca Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) ditetapkan dimana nomenklatur BLI sudah tidak ada dan menjadi BSILHK. 

Acara dilanjutkan dengan pembahasan progress dan diskusi kegiatan PN, yaitu:

1.     Integrasi Pemanfaatan IPTEK Pengelolaan Hutan dalam Pembangunan Ekoeduwisata di KHDTK Carita;

2.     Pengembangan dan Promosi Pemanfaatan Lestari Jenis Kayu Bernilai Tinggi di KHDTK Kemampo;

3.     Optimalisasi Konservasi, Pemanfaatan Sumberdaya Hutan dan Integrasi Wisata Ilmiah Berbasis Masyarakat di KHDTK Kaliurang;

4.     Model IPTEK Pengembangan KHDTK Oelsonbai sebagai Destinasi Wisata Ilmiah di Provinsi NTT;

5.     Aplikasi Riset Tekno Herbal Hutan di KHDTK Samboja;

6.     Aplikasi IPTEK dalam Pengembangan Tanaman Unggulan Lokal untuk Mendukung Ekowisata di KHDTK Mengkendek;

7.     Pengembangan Sistem Aplikasi AIKO (Alat Identifikasi Kayu Otomatis) untuk mendukung Penegakan Hukum di bidang LHK;

8.     Sertifikasi Laboratorium Lingkungan Hidup; dan

9.     Kajian Kebijakan Bidang LHK.

 

Adapun rumusan konsolidasi yang dibacakan oleh Ir. Nina Juliaty, M.P., Kepala Bidang Program dan Evaluasi BBPPBPTH diakhir acara salah satunya menyebutkan bahwa dalam masa transisi menjadi pasca SOTK ditetapkan, diperlukan strategi baik dalam segi pencapaian output maupun pendanaan dalam melaksanakan PN tahun 2021 sehingga target yang ditetapkan dapat tercapai pada organisasi BSILHK.

Acara yang juga mengundang Kepala Dinas LHK Provinsi DIY, para pejabat eselon II lingkup BLI, Kepala Balai KPH Yogyakarta, Kepala BTN Gunung Merapi, para pelaksana kegiatan PN lingkup BLI Tahun 2021, para pejabat Eselon III dan IV lingkup BLI dan para pengelola KHDTK lingkup BLI ini dihadiri oleh ± 70 orang secara faktual dengan penerapan prokes covid-19 serta ± 200 orang secara virtual.***(RH)

 

Lihat juga: Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di KHDTK Kaliurang

 

 

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BIOTIFOR YOGYA)
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Yogyakarta (Indonesia)

Telp. (0274) 895954; 896080 Fax. (0274) 896080

Email                breeding@biotifor.or.id

Website             www.biotifor.or.id

Instagram         https://www.instagram.com/biotifor_jogja