TEKNIK AKLIMATISASI CENDANA

ADMIN | Senin , 12-Juli-2021

BIOTIFOR - Cendana (Santalum album) merupakan jenis tanaman primadona dan merupakan komoditas yang bernilai tinggi. Tekanan akan permintaan komoditas kayu dan minyak cendana berdampak pada populasi cendana di Indonesia menjadi langka.

 

Budidaya tanaman cendana merupakan salah satu strategi dalam mencegah kelangkaan tanaman cendana. Budidaya dengan mengoptimalkan pemuliaan tanaman berkarakter unggul dapat meningkatkan produktivitas kayu dan minyak atsiri cendana.

 

Biotifor telah mengembangkan bibit unggul dari klon elit cendana. Individu-individu unggul tersebut diperbanyak, salah satunya dengan tehnik kultur jaringan. Salah satu tantangannya adalah bagaimana meningkatkan keberhasilan fase aklimatisasi cendana. Fase aklimatisasi merupakan fase kritis dimana tanaman beradaptasi dengan lingkungan luar yang fluktuatif sehingga menyebabkan tanaman stress dan berpotensi menyebabkan kematian.

 

  

Teknisi dan peneliti Biotifor, Suprihati dan Yohannes Wibisono telah menuliskan secara rinci tahap demi tahap teknik aklimatisasi cendana. Tulisan ini terbit di Informasi Teknis vol 18 no 1 tahun 2020.

 

Yuk baca selengkapnya dengan mengunjungi www.biotifor.or.id pada menu publikasi penelitian, pilih informasi teknis atau pada link berikut: https://bit.ly/infotek1812020

  

Lihat juga: Instagram biotifor_jogja

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BIOTIFOR YOGYA)
Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Yogyakarta (Indonesia)

Telp. (0274) 895954; 896080 Fax. (0274) 896080

Email                breeding@biotifor.or.id

Website            www.biotifor.or.id

Instagram         https://www.instagram.com/biotifor_jogja

Facebook          www.facebook.com/Balai-Besar-Litbang-BPTH-187407891327294

Youtube            http://youtube.com/c/BiotiforJogja

E-Journal          http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index