Penandatangan MoU Kerjasama Antara BBPBPTH Dengan Kabupaten Kepahiang

ADMIN | Jumat , 21-Feb-2014

YOGYA (biotifor.or.id) - Pada hari Senin (10/02/2014) Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH) menerima kunjungan dari Bupati Kabupaten Kepahiang, Propinsi Bengkulu. Dalam kunjungannya kali ini Bupati Kepahiang (Dr. Drs Bando Amin. C. Kader, MM) didampingi oleh beberapa kepala dinas terkait, diantaranya Kepala Dinas Kehutanan dan perkebunan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala BP4K serta dari Koperasi Satmakura.

Bidang kerjasama MoU yang akan dilaksanakan adalah pembangunan kebun benih sengon serta penanggulangan penyakit karat tumor. “Di Kabupaten Kepahiang mempunyai potensi tinggi untuk pengembangan tanaman sengon sebagai bahan utama bagi industri kayu lapis,”jelas Bando Amin C. Kader. Ditambahkan pula bahwa pada saat ini banyak industri kayu lapis di luar Jawa termasuk di Propinsi Bengkulu yang pindah ke Jawa, karena alasan efisiensi bahan baku berupa kayu sengon yang banyak terdapat di Jawa.

Oleh karena itu dengan kondisi lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman sengon, maka Bupati mempunyai inisiatif untuk membangun hutan rakyat sengon. Hutan rakyat sengon dibangun dengan pola tumpang sari dengan jenis kopi dan umbi-umbian di bawah tegakannya. Pada saatnya nanti jika hutan rakyat sengon ini sudah berhasil maka industri pengolahan kayu sengon ini juga akan dikelola dalam bentuk koperasi, sehingga masyarakat Bengkulu yang selama ini hanya sebagai buruh akan memiliki saham dalam koperasi tersebut.

Selanjutnya Dr. Liliana Baskorowati sebagai penanggung jawab penelitian jenis sengon menjelaskan bahwa, cara yang paling efektif untuk pembangunan hutan sengon adalah melalui penggunaan benih unggul yang telah terseleksi akan ketahannanya terhadap penyakit karat tumor. Saat ini BBPBPTH telah mempunyai 47 famili terseleksi dari plot pengujian yang tahan (toleran) terhadap karat tumor. Untuk itu dalam kerjasama antara BBPBPTH dengan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, nantinya akan dibangun kebun benih yang akan menjadi sumber benih bagi pengembangan hutan rakyat di Kabupaten Kepahiang khususnya dan Provinsi Bengkulu pada umumnya.

Setelah dilaksanakan penandatangan naskah MoU kerjasama, Bupati berkenan melakukan penanaman pohon nyawai di arboretum BBPBPTH. Kemudian rombongan mengunjungi beberapa fasilitas laboratorium yang dimiliki BBPBPTH diantaranya laboratorium hama dan penyakit, laboratorium genetika molekuler, laboratorium bioenergi dan terakhir ke laboratorium kultur jaringan yang berada di Kaliurang.(fas)