RAT Dan Semangat Baru Di KPRI Wana Mandiri

ADMIN | Rabu , 26-Feb-2014

YOGYA (biotifor.or.id) – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Wana Mandiri kembali mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2013. Rapat ini dilaksanakan pada Selasa (25/02/2014) di ruang Seminar Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan.

Rapat dihadiri oleh Kepala Balai Besar PBPTH (Dr. Ir. Mahfudz, MP) selaku Pembina Koperasi, selain itu hadir pula undangan dari Disperidagkop Kabupaten Sleman (Bapak Budiarto dan Ibu Woro). Anggota yang hadir pada RAT tersebut berjumlah 127 orang dari keseluruhan anggota yang berjumlah 147 orang. Beberapa anggota yang tidak hadir dikarenakan sedang melaksanakan tugas di luar kantor dan ada yang bekedudukan di luar daerah seperti di KHDTK Bondowoso dan Situbondo.

Dalam sambutannya Dr. Ir. Mahfudz, MP. mengatakan,”RAT ini adalah agenda rutin yang wajib diselenggarakan oleh pengurus setiap tahun, pertanggungjawaban ini penting dilaksanakan untuk mengukur kinerja pengurus serta mengevaluasi seluruh program agar kinerja koperasi dapat ditingkatkan lagi”. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa RAT ini sangat penting, untuk itu anggota yang hadir pada rapat ini dapat memberikan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan koperasi.

Kemudian menurut Bapak Budiarto bahwa RAT merupakan salah satu indikasi koperasi dikelola dengan baik atau tidak. Pertanggungjawaban yang dilakukan oleh pengurus KPRI Wana Mandiri sudah cukup bagus, namun diharapkan pada anggota untuk lebih aktif dan kritis lagi dalam koperasi.

Lebih lanjut Budiarto menerangkan, “Saat ini perkoperasian diatur dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2012 yang diundangkan pada tanggal 30 Oktober 2012.Undang-undang ini menggantikan undang-undang yang lama yaitu Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992. Untuk itu diharapkan agar koperasi segera menyesuaikan dengan undang-undang yang baru tersebut, yaitu dengan melakukan perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.”

Sebagai salah satu mata acara pada RAT yang selalu ditunggu-tunggu adalah pembagian door prize. Tema door prize kali ini adalah “dapur”, jadi bingkisan yang disediakan untuk door prize berupa alat-alat dapur, setelah pada RAT tahun sebelumnya tema door prize adalah “tidur nyenyak”.

Setelah RAT selesai kemudian dilanjutkan dengan pemilihan pengurus baru untuk masa kerja 2014 s/d 2016. Pemilihan dilakukan dua tahap, tahap pertama yaitu penjaringan bakal calon pengurus dengan membagikan kartu suara putaran kesatu pada tanggal 3 s/d 7 Februari 2014.

Kartu suara yang didistribusikan sebanyak 128 lembar, dan terkumpul sebanyak 107 lembar.

Dari hasil penghitungan suara pada putaran pertama diperoleh nama-nama calon pengurus yaitu untuk posisi ketua, sekretaris, bendahara dan pengawas. Nama-nama tersebut kemudian “bertarung” pada putaran kedua pada RAT kali ini. Pemilihan pada putaran kedua menghasilkan susunan kepengurusan KPRI Wana Mandiri periode 2014-2016 terdiri dari :

Ketua I : Liliek Haryjanto, S.Hut, M.Sc.

Ketua II : Dr. Liliana Baskorowati, S.Hut,MP.

Sekretaris : Prastyono, S.Hut, M.Sc.

Bendahara : Endang Dwi Lestariningsih, SIP.

Pengawas :

1. Dr. AYPBC Widyatmoko (Ketua)

2. Yadi Mulyadi, S.Hut (Sekretaris)

3. Ir. R. Gunawan H. Rahmanto, M.Si. (Anggota)



Harapan ke depan dengan susunan kepengurusan baru dan semangat baru di KPRI Wana Mandiri ini, koperasi dapat lebih maju dan berkembang. Aamiin. (mna)