Bersinergi Menghadapi Ceratocystis

ADMIN | Kamis , 25-Feb-2016

YOGYA (biotifor.or.id) – Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH) menyelenggarakan Workshop Ceratocystis in Tropical Hardwood Plantations (15-18/02). Acara dibuka oleh Kepala Badan Litbang dan Inovasi yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Pusat litbang Hutan, Ir. Djohan Utama Perbatasari, M.Sc. Jumlah peserta yang hadir berjumlah sekitar 72 orang dari berbagai negara diantaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Laos, Vietnam, Kamboja, Australia, Amerika Serikat, Myanmar, Brasil, Afrika Selatan. Dalam sambutannya Kabadan berharap pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan dan berkontribusi pada pengembangan hutan tanaman kayu keras tropis yang berkelanjutan di seluruh dunia.

Seperti yang telah diketahui bahwa hutan tanaman Australian Hardwood species di Asia Tenggara saat ini mencapai 7 juta hektar. Kelangsungan hidup hutan tanaman ini terancam oleh serangan hama dan penyakit yang meningkat. Sehingga dengan adanya workshop ini, diharapkan untuk dapat mengupdate status penyakit Ceratocystis pada tanaman kayu keras di Asia Tenggara dan kaitannya dengan manajemen strategis antar pihak. Topik yang diangkat dalam workshop ini diantaranya:

  • Disease Impact
  • Taksonomi (taxonomy)
  • Host-Pathogen Interaction
  • Host Resistance
  • Dissemination and Biosecurity
  •  Silvicultural Management

Ceratocystis dianggap sebagai ancaman yang ekstrim, menyebabkan kematian hingga 20% di hutan tanaman akasia di Vietnam, bila terdapat kombinasi serangan dengan penyakit busuk akar oleh jamur ganoderma bisa mengurangi produktivitas hingga 15 m3/ha/thn. Manajemen penyakit yang efektif sangat penting untuk kelangsungan hidup ekonomi dari hutan tanaman di Asia Tenggara.

Acara workshop yang digelar selama 4 hari yaitu pada dua hari pertama mengambil tempat di Wisma MM UGM Yogyakarta, sedangkan dua hari berikutnya fieldtrip di lokasi pertanaman akasia di Riau. Menghadirkan 2 Keynote Speaker yaitu Prof. Aceliono Couto Alfenas dari Universidade Federal de Vicosa, Brasil dan Dr. Irene Bernes dari Universitas Pretoria, Afrika Selatan. Dalam kesempatan ini juga menampilkan 21 Presenter lain dari Australia, Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat dan Vietnam. Yang tidak kalah menarik di saat sesi presentasi pertama di hari kedua adalah presentasi melalui teleconference Skype. Presenter yaitu dari USDA Forest Service, Hawai dan dari The Vietnamese Academy of Forest Science (VAFS).

Workshop ini terselenggara dari berkat kerjasama dari berbagai lembaga maupun institusi, diantaranya:

  • Badan Litbang dan Inovasi dalam hal ini Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH),
  • Australian Centre for International Agriculture Research (ACIAR),
  • University of Tasmania,
  • The Vietnamese Academy of Forest Science (VAFS),
  • The University of The Sunshine Coast,
  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Riau Andalan Pulp and Paper (PT. RAPP-RGE),
  • PT. Arara Abadi- Sinarmas Forestry,
  • PT. Musi Hutan Persada (MHP)
  • Dan The International Union of Forest Research Organizations (IUFRO)

Pada Sesi Terakhir, workshop ditutup oleh Dr. Anto Rimbawanto mewakili BBPBPTH dan Assoc. Prof Caroline Muhammad dari University of Tasmania dengan memberikan ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang ikut berpartisipasi dan juga kepada panitia yang telah bekerja keras dalam penyelenggaraan workshop dapat berjalan dengan sukses.

 

 

Materi Workshop Ceratocystis in Tropical Hardwood Plantations (15-18/02) :

Abdul Gafur (RAPP) - Field trip introduction

Abdul Gafur (RAPP) - Other Acacia species as source of resistance to Ceratocystis   

AC Alfenas (UFV) - Impacts and control of Ceratocystis wilt in Brazil

AC Alfenas (UFV) - Myrtle Rust

Arif Nirsatmanto (CFBTI) - Screening trial to develop Ceratocystis resistant

Arif Nirsatmanto (CFBTI) - Screening trial to develop Ceratocystis resistant

Aswardi Nasution (RAPP) - Endophytic bacteria as potential BCA

Caroline Mohammed (UTAS) - Introduction and background to ACIAR project

Chris Beadle - Silviculture to Acacia species

Chris Harwood & ND Kien (CSIRO&VAFS) - Acacia genetics and breeding

Irene Barnes (UP) - Ceratocystis manginecans causing Am canker and wilt

Irsyal Yasman (APHI) - The challenges of developing plantation forest in Indonesia

JB Friday & Phil Cannon (USDA) - Ceratocystis wilts of Ohia Hawaii

Jeremy Brawner (USC) - Evaluating Ceratocystis acaciivora symptom

MW Proborini (UD) - Ceratocystis as fungal parasite on wooden statues

NH Hong (VAFS) - Acacia resistance (genetic and breeding)

PQ Thu (VAFS) - Ceratocystis disease in Vietnam

RG Pratama (UGM) - Spatial and temporal distribution of stem-canker diseases

Riassalma Rizkatiwi (UGM) - Initial response of Am provenances to Ceratocystis

Suwandi (US) - Ceratocystis of Lansium Tree

TL Dong (VAFS) - Acacia disease related to silviculture practices

Wickneswari Ratnam (UKM) - SNP diversity and implications for disease resistance breeding