BIMBINGAN MAGANG, MERUPAKAN SALAH SATU TUGAS PENTING SEORANG PENELITI

ADMIN | Senin , 12-Juni-2017

YOGYA (biotifor.or.id) – Kunjungan ilmiah, Magang, Praktek Kerja Lapangan, Penelitian Mahasiswa di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta mengindikasikan bahwa institusi Litbang ini diakui oleh dunia pendidikan sebagai tempat pembelajaran di luar sekolah.

Hal ini disampaikan Lukman Hakim, S.Hut, MP pada presentasi hasil Magang atas nama Nurul Amaliyah Tanjung, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di ruang rapat Laboratorium Kultur Jaringan (Kuljar) B2P2BPTH Yogyakarta, Jum’at (9/6/2016).

“Beberapa pengakuan dari beberapa Sekolah Dasar sampai dengan Perguruan Tinggi baik dari Yogyakarta maupun luar Yogyakarta menunjukan bahwa B2P2BPTH layak sebagai salah satu lembaga Litbang yang mendapatkan anugerah Pusat Unggulan Iptek (PUI) dari Kemenristekdikti,” kata Kasi Data, Informasi dan Diseminasi ini.

Dalam presentasinya, Nurul menyampaikan bahwa lingkup kegiatan magang yang dilaksanakan sejak 7 November – 16 Desember 2016 meliputi perbanyakan makro yang meliputi kegiatan mencangkok jambu dan sambung pucuk Cendana. Sedangkan kegiatan di Laboratorium Kuljar meliputi pemilihan eksplan, pembuatan media, induksi, subkultur, multiplikasi dan aklimatisasi.

“Beberapa jenis tanaman hutan yang kami tangani ini meliputi Sengon, Cendana, Merbau, Aquillaria crassna, dan Kayu Kuku,” kata Mahasiswa Program Studi Agroteknologi ini.

Sedangkan Fithry Ardhany, S.Hut., M.Sc selaku pembimbing magang mengharapkan kegiatan magang ini merupakan bekal bagi para Mahasiswa untuk kegiatan penelitian dalam rangka skripsi. “Kegiatan ini selain bermanfaat dalam mendukung proses pendidikan juga bermanfaat bagi kami dalam kegiatan peneliti.”

Hadir juga Dr. Asri Insiana Putri dan Dr. Toni Herawan selaku peneliti Kuljar dalam presentasi yang dilanjutkan dengan diskusi tentang lingkup kegiatan magang. Secara umum mendukung kegiatan ini walaupun ada beberapa catatan untuk perbaikan dalam penyusunan laporan magang ini.

Menurut Dr. Asti bahwa selain meneliti, tugas lain dari seorang peneliti adalah pengabdian pada masyarakat dan bimbingan teknis. “Salah satunya ya membimbing dalam kegiatan magang seperti ini,” ujarnya.

“Penelitian jenis tanaman hutan memiliki waktu yang relatif lebih panjang dibandingkan jenis tanaman pertanian. Oleh karena itu, jika kegiatan magang ini akan diteruskan sebagai objek penelitian skripsi, maka harus mempertimbangkan jangka waktunya,” ujar Dr. Toni menambahkan.

Presentasi ini merupakan salah satu kewajiban dari Mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan Magang di lingkup B2P2BPTH Yogyakarta selain menyerahkan laporan magang untuk disimpan di Perpustakaan.(lh & ds)

 

editor: Lukman Hakim