AGEN HAYATI, PILIHAN BIJAK UNTUK MENGENDALIKAN SERANGAN HAMA PENYAKIT TANAMAN HUTAN

ADMIN | Selasa , 1-Agust-2017

YOGYA (biotifor.or.id) – Kerusakan tanaman hutan akibat serangan hama dan penyakit tanaman hutan dapat mengganggu keberlangsungan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan industri kayu hasil HTI. Karena itu, pengendalian hama dan penyakit menggunakan agen hayati merupakan pilihan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Anto Rimbawanto saat memberikan sambutan pada workshop internasional tentang agen hayati (Biological Control). “Tujuan workshop ini adalah untuk bertukar pikiran terkait permasalahan dan penerapan agen hayati untuk pengendalian hama dan penyakit. Selain itu, belajar dari keberhasilan dan kegagalan di hutan tanaman di Asia Tenggara,” tutur peneliti Bioteknologi ini di Sahid Rich Hotel, Yogyakarta, jum’at (21/07/2017).

Workshop dua hari ini diselenggarakan oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta didukung oleh Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) berlangsung 21-22 Juli 2017 di Sahid Rich Hotel, Yogyakarta.

Workshop yang mangambil tema ‘Biological Control In Tropical Hardwood Plantation’ dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap serangan hama dan penyakit pada tanaman HTI, khususnya di Indonesia. “Diperlukan upaya-upaya yang sistematis dan berkelanjutan agar persoalan hama dan penyakit di HTI dapat diatasi,” ujar Dr. Anto Rimbawanto selaku koordinator panitia lokal dalam siaran persnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengeksplorasi mitos dan realitas pengendalian biologis di bidang kehutanan dan bagaimana menilai keberhasilan atau kegagalan secara kritis dalam perkebunan kayu keras di Asia Tenggara. Manfaat tambahan adalah membangun dan memelihara jaringan profesional di antara petugas kesehatan hutan di Asia Tenggara dan sekitarnya.

Empat topik utama yang dibahas yaitu prinsip pengendalian hayati, pengendalian hayati serangga, prinsip pengendalian penyakit, dan studi kasus hama dan penyakit di hutan tanaman. Ada dua pembicara utama yaitu Dr. Marc Kenis, ahli entomologi dari Invasion Ecology and Risk Assessment Section CABI Switzerland, dan Dr. Simon Lawson, ahli kesehatan hutan dari University of Sunshine Coast Australia dan Direktur Biological Control of Eucaypt Pests Alliance.

Pembicara lainnya merupakan peneliti dan praktisi yang berasal dari Indonesia, Australia, Vietnam, Fiji dan Thailand. Jumlah peserta kurang lebih sebanyak 70 memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam diskusi dan latihan simulasi.(mna)

 

editor : Lukman Hakim