OUTING SDIT BAKTI INSANI DI KANTOR B2P2BPTH YOGYAKARTA

ADMIN | Jumat , 8-Sept-2017

YOGYA (biotifor.or.id) – “Kegiatan outing  adalah kegiatan belajar di luar kelas dan belajar langsung dari sumbernya. Diharapkan anak-anak bisa melihat, mengamati ataupun bertanya-jawab dengan nara sumber,” ucap Hanik Prasetyani, S.TP. pendamping siswa-siswi SDIT Bakti Insani saat berkunjung di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta, Rabu (06/09/2017).

Dengan kegiatan outing ini, harapanya anak-anak dapat belajar seluas-luasnya. Sebagaimana istilah Jawa, ngangsu kawruh dan berpartisipasi secara aktif. “Silahkan anak-anak, jika ada yang ingin ditanyakan. Apapun yang kalian ingin ketahui, tanyakan langsung saja, mumpung kita berada pada sumbernya,” bujuk Hanik pada anak didiknya.

Rombongan terdiri dari 64 siswa dan 3 orang guru pendamping diterima oleh Retisa Mutiaradevi, S.Kom.,M.Ca, Kepala Bidang Data, Informasi dan Kerjasama (DIK). Dalam sambutannya, Kabid DIK yang mewakili Kepala B2P2BPTH mengatakan bahwa adik-adik peserta kunjungan ini adalah generasi penerus yang mempunyai peran sangat penting bagi pelestarian lingkungan atau hutan.

“Adik-adik akan belajar mengenai perbanyakan tanaman secara vegetatif seperti, cangkok, stek dan okulasi. Selain itu juga akan diperkenalkan jenis-jenis tanaman, yang sekarang ini sudah termasuk sebagai tanaman langka di Indonesia,” ucap Retisa.

Untuk memeriahkan acara, diadakan kuis kepada siswa-siswi peserta kunjungan dengan hadiah beberapa souvenir dari B2P2BPTH. Sebelum kuis, Kabid DIK menyerahkan kenang-kenangan kepada guru pendamping berupa publikasi dan souvenir B2P2BPTH.

Rombongan dibagi menjadi 4 kelompok dan selanjutnya menuju persemaian dan arboretum. Peserta belajar pengenalan pohon dan praktek perbanyakan vegetatif melalui stek, okulasi dan cangkok. Kelompok 1 dan 2 dibimbing oleh Yuliah, S.Hut.M.Sc dan Arif Setiawan, S.Hut. Kelompok 3 dan 4 belajar bersama dengan Ir. Sugeng Pudjiono, MP dan M. Anis Fauzi, S.Hut.M.Sc.

“Saya senang sekali bisa mengunjungi tempat ini, karena bisa mendapatkan ilmu yang banyak tentang tumbuhan dan bisa menambah pengalaman baru,” ujar Hafidz. Temannya, Miflah menambahkan, ”Menyenangkan, menambah wawasan, mendapatkan ilmu, mengetahui cara perkembangbiakan tanaman seperti stek, cangkok dan okulasi.”

Sementara peserta lain, Izulhaq mengatakan bahwa kunjungannya ini selain menyenangkan juga menggugah rasa ingin tahu. Lingkungan kantor B2P2BPTH yang berada tidak jauh dari lereng Merapi ini memang masih sejuk, seperti kata Firda, “Capek tapi menyehatkan dan udaranya sejuk, menyenangkan, mendapat wawasan dan mendapat ilmu.”(mna)

 

Editor: Lukman Hakim