MEMPERLUAS SUDUT PANDANG SISWA DENGAN BERKUNJUNG KE B2P2BPTH

ADMIN | Rabu , 25-Okt-2017

YOGYA (biotifor.or.id) – Ade Sutadi, SP.,MM. menjelaskan bahwa tujuan utama membawa siswa-siswa SMK 3 Baleendah, Bandung, Jawa Barat ini agar para siswa dapat melihat bidang pertanian dalam arti yang luas. Selama ini ada asumsi bahwa bidang pertanian itu hanya sebatas kegiatan budidaya tanaman pertanian saja.

“Harapan saya, setelah mereka pulang dari berkunjung ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) ini para siswa sebagai generasi penerus memiliki rasa kepedulian dan mencintai Indonesia sebagai negara agraris,” kata Guru senior ini saat memberikan sambutan di ruang rapat B2P2BPTH Yogyakarta, Kamis (19/10/2017).

Ade beserta guru-guru yang lain juga selalu berpesan kepada para siswa agar kita tidak kalah dari negara lain, yang tanahnya tidak begitu luas namun teknologi pertaniannya begitu hebat.

Kunjungan SMK 3 Baleendah ini melibatkan 91 siawa kelas 10 dan 6 guru pendamping. Rombongan diterima oleh Kasie Data Informasi dan Diseminasi (DID) Lukman Hakim, S.Hut.,MP dilanjutkan penjelasan secara singkat tentang kegiatan penelitian dan pengembangan di B2P2BPTH.

Setelah paparan dilakukan doorprice dengan memberikan sejumlah pertanyaan kepada peserta tentang beberapa hal yang dipaparkan sebelumnya. Hadiah berbagai macam souvenir B2P2BPTH diberikan kepada peserta yang bisa menjawab kuis.

Sesi berikutnya siswa kunjungan dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok I ke Lab. Bioenergi diterima oleh Eritrina Windyarini, S.Hut, M.Sc, kelompok II ke persemaian dibimbing oleh Hamdan Adma Adinugraha, S.Hut.,M.Sc. dan kelompok III berkunjung ke arboretum dan persemaian oleh Ir. Sugeng Pujiono, MP.

Menurut Della salah seorang siswa mengatakan bahwa dengan berkunjung ke B2P2BPTH ini dengan kunjungan ini dia lebih memahami tentang ilmu tanaman, rumah kaca, persemaian, pembibitan dan manfaat beberapa tanaman hutan.

“Saya mendapat wawasan baru dalam hal pengembangan energi dari biodisesel,” ujar Diana.(mna)

 

Editor: Lukman Hakim