DISEMINASI B2P2PBPTH 2017 DALAM ANGKA

ADMIN | Senin , 26-Feb-2018

YOGYA (biotifor.or.id) - Mengacu pada Permen KLHK No. P.18/Menlhk/Sekjen/OTL.0/1/2016, tugas dan fungsi Seksi Data Informasi dan Diseminasi (DID) Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta meliputi melaksanakan pengelolaan data dan informasi hasil-hasil Penelitian dan pengembangan (litbang), menyiapkan data dan informasi untuk penerbitan statistik, memfasilitasi perakitan dan pengemasan teknologi, menyelenggarakan penyebarluasan hasil-hasil penelitian melalui penerbitan publikasi, pameran, ekspose, lokakarya, gelar teknologi, temuwicara, penyusunan dan penerbitan policy-brief, serta penyelenggaraan perpustakaan.

Pada era digital, institusi litbang dituntut mampu menyediakan layanan akses hasil litbang kepada pengguna internal (Menteri dan eselon teknis lingkup KLHK) maupun eksternal (masyarakat luas) dengan mudah, cepat, efektif, dan efisien. Pengelolaan website B2P2BPTH sudah dibangun dengan beberapa aplikasi. Jumlah pengunjung website B2P2BPTH dengan alamat: www.biotifor.or.id tahun 2017 sebanyak 19.927. Pengunjung dalam negeri menempati urutan pertama dan kedua dari Amerika Serikat, sedangkan berikutnya India, Prancis, Kanada dan Rusia. Website B2P2BPTH di-link-kan ke beberapa website instansi/lembaga litbang nasional maupun internasional seperti KLHK, BLI, perpustakaan RI. Ardi Koesoema, EBSCO HOST. Selain itu juga terpaut dalam jaringan sosial media seperti Facebook dan Twitter.

“Sumbangan berita dari B2P2BPTH untuk di-up load dalam website sekretariat BLI menduduki peringkat ke-2 lingkup satker BLI. Untuk itu hal ini perlu dipertahankan pada tahun 2018 ini,” harap Lukman selaku Kepala Seksi DID pada tahun 2017 ini.

Penerbitan publikasi hasil litbang meliputi buku stastistik, jurnal ilmiah dan publikasi semi popular (Wana Benih dan Info Teknis), booklet, warta, leaflet, dan buku. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan (JPTH) terbit 2 kali setiap tahun dan mulai Vol. 10, No. 1, tahun 2016 telah di-launching sebagai jurnal ilmiah online dengan mengacu pada Perka LIPI No. 3/2014. JPTH dengan Nomor ISSN (E) 2427-8665 terindex pada Google Scholar mendapatkan akreditasi LIPI sampai dengan tahun 2018 dengan No. 676/AU2/P2MI-LIPI/2015. Untuk mengakses secara online ke alamat: http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH.

“Pendaftaran reakreditasi via online sudah dibuka oleh LIPI. Kita berharap dan berdoa agar bisa lulus sebagai obat kerja keras pengelola JPTH selama ini dalam menkonversi dari versi cetak ke versi elektronik,” harap Edi Wibowo salah satu pengelola E-JPTH.

Perpustakaan sebagai penyedia literatur di bidang bioteknologi, konservasi sumberdaya genetik, pemuliaan tanaman hutan dan kehutanan dan lingkungan hidup pada umumnya selama 2017 telah dikunjungi 3.013 orang. adapun pengunjung meliputi peneliti, teknisi, pejabat strukturan/non struktural, mahasiswa/pelajar, polhut, penyuluh, PEH, widyaiswara. Koleksi literatur yang diperoleh dari hibah/hadiah kiriman dari instansi yang terkait dengan B2P2BPTH antara lain instansi di bawah KLHK seperti Puslitbang, Sekretariat Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Badan Diklat, BPSDM, Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup BLI, Badan Standardisasi, Fakultas Kehutanan UGM, ITTO, ACIAR, FAO dll. Tambahan koleksi perpustakaan selama tahun 2017 sebanyak 266 judul (355 eksemplar) terdiri dari Referensi, Teks book dan laporan.

“Pengelolaan koleksi perpustakaan selama ini menggunakan aplikasi database Senayan dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja secara online,” kata Nurdin salah satu pustakawan.

B2P2BPTH bekerjasama dengan BLI telah menyelenggarakan IUFRO – INAFOR Joint International Conference 2017 yang diselenggarakan pada 24 - 27 Juli 2017 di Yogyakarta sebagai ajang pertemuan intensif bagi para peneliti/ilmuwan, praktisi, akademisi, dan pengambil kebijakan, baik lokal maupun international. Tema seminar internasional ini “Promoting Sustainable Resources from Plantations for Economic Growth and Community Benefits” dan dijabarkan dalam 6 sesi dapat menjawab permasalahan-permasalahan yang ada dilapangan. Beberapa 6 topik diskusi ilmiah meliputi 1) Plantation management for sustainable production; 2) Diseases and pests; 3) Genetics and breeding; 4) Risk and Mitigation; 5) Forest-based Products for Greener Future; 6) Forests for Community Benefits.

B2P2BPTH juga bekerjasama dengan BLI menyelanggarakan Press Tour dengan memadukan presentasi, diskusi dan melihat langsung implementasinya hasil litbang kepada para wartawan Ibukota dan DIY untuk disebarkan kepada pengguna lewat media massa cetak maupun elektronik. Materi paparan meliputi “Forensik DNA: Salah Satu Metode untuk Menekan Perdagangan Ilegal Kayu dan Hewan Dilindungi” oleh Dr. AYPBC Widyatmoko dan “Bibit Unggul Sengon Toleran Karat Tumor” oleh Dr. Liliana Baskorowati.

Saat wartawan berkunjung ke laboratorium bioenergi, Prof (Ris). Dr. Budi Leksono, menyampaikan nyamplung bionergi dari tanaman hutan yang sangat prospektif. Sedangkan kunjungan ke Plot Kayuputih, petak 95, KHDTK Gunung Kidul, Dr. Anto Rimbawanto menyampaikan benih unggul kayuputih terbukti mampu meningkatkan kadar 1,8 cineole dan rendemen minyak kayuputih. Benih unggul sudah dikembangkan di KPH Yogyakarta, KPH Biak Numfor serta PT. Sanggaragro Karya Persada di Nusa Tenggara Barat.

Hasil litbang juga disampaikan kepada pengguna pada ajang pameran seperti perayaan 200 tahun Kebun Raya Bogor (KRB); pameran dalam penyelenggaraan IUFRO-INAFOR di Hotel Alana Yogyakarta; pameran dalam rangkaian Seminar Nasional Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai yang ke-3 di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM); BioTECH EXPO 2017 di Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta. Hasil litbang yang dipamerkan antara lain Kayuputih, Jati Purwo, Nyamplung, Acacia mangium, A. auriculiformis, Eucalyptus pellita disampaikan kepada pengunjung pameran dalam bentuk publikasi ilmiah cetak, leafleat, buku, contoh produk, serta banner.

Pelayanan bimbingan teknis diantara menerima kunjungi tamu dari beberapa pihak seperti siswa sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi untuk kunjungan ilmiah, praktek lapangan, penelitian S1 dan pasca sarjana, instansi pemerintah pusat dan daerah, perusahaan di sektor kehutanan, para petani hutan, dan lain-lain. Kegiatan kunjungan mereka ke kantor B2P2BPTH bersifat kunjungan ilmiah, praktek lapangan, studi banding, bimbingan teknis, penelitian skripsi, thesis, dan desertasi, dan lain-lain.

Pelayanan bimbingan teknis berupa kunjungan ilmiah sebanyak 79 baik dari rombongan siswa SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi, maupun perusahaan kehutanan dari seluruh Indonesia; izin penelitian skripsi dan thesis sebanyak 14 mahasiswa perguruan tinggi; dan magang sebanyak 1 mahasiswa; sedangkan untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL) melayani 20 rombongan atau perorangan dari beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta di Yogyakarta, luar Yogyakarta seperti maupun dari luar Jawa seperti seperti Fak. Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya bahkan luar Jawa seperti Fak. Teknobiologi Universitas Teknologi Sumbawa dan Fak. Manajemen Lahan Kering Politeknik Pertanian Negeri Kupang.

“Kepercayaan pihak luar untuk berkunjung dan meminta bimbingan teknis ini merupakan bukti bahwa B2P2BPTH merupakan rujukan dari pengguna hasil litbang yang telah diperoleh para peneliti, teknisi dan tentu juga dukungan segenap managemen,” tutup Lukman yang mulai tanggal 10 Januari ini resmi menjadi peneliti kembali.(lh)