B2P2BPTH TINGKATKAN KETERAMPILAN PENELITI DALAM MENULIS KARYA TULIS ILMIAH

ADMIN | Kamis , 22-Maret-2018

YOGYA (biotifor.or.id) – Menurut Kepala Bidang Data Informasi dan Kerjasama (DIK), Retisa Mutiaradevi, S.Kom.,M.CA, tujuan ACIAR Scientific Paper Writing Workshop adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis bagi peneliti. Pada workshop ini lebih menekankan bagaimana peneliti dapat menulis sebuah karya tulis ilmiah untuk diterima di jurnal ilmiah internasional terkemuka.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan sekaligus membuka workshop yang berlangsung mulai tanggal 19 s/d 23 Maret 2018, di Ruang Seminar Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH), Senin (19/03/2018).

“Peneliti sekarang diwajibkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), untuk menulis artikel di jurnal nasional yang tidak hanya terakreditasi, tetapi juga di jurnal internasional terkemuka, sehingga jangkauannya bisa di seluruh dunia,” lanjut Retisa.

Dalam hal ini, penting untuk memahami sifat penulisan dalam jurnal internasional ternama. Workshop ini diharapkan dapat memfasilitasi para peneliti untuk berbagi ide yang dapat digunakan untuk menulis karya tulis ilmiah, khususnya untuk jurnal internasional terkemuka.

Tutor pada workshop ini adalah Dr. Chris Beadle dari CSIRO, yang didampingi oleh Dr. Morag Glen dari University of Tasmania. Selain diikuti oleh peserta dari B2P2BPTH juga diikuti dari PT. Arara Abadi. Kegiatan ini adalah bagian dari ACIAR Project FST/2014/068, Management Strategies for Acacia Plantation
Diseases in Indonesia and Vietnam.
 
“Mengikuti workshop ini sangat bermanfaat untuk peneliti yang ingin membuat publikasi ilmiah, karena memberikan pemahaman cara menulis yang benar, logis, terstruktur dan sesuai dengan target jurnal yang akan dipilih untuk publikasi,” ujar Desy Puspitasari, salah seorang peserta.

Workshop ini mengajarkan bagaimana cara menulis diawali dari menentukan key contribution, concept planning, outline yang sistematis dan fokus pada apa yang akan ditulis lanjutnya. Selain itu, juga mengajari cara bagaimana memilih target jurnal yang tepat, dengan nilai Impact Factor yg bagus.

“Pada intinya mengajarkan cara menulis yg tepat sesuai dengan attitude dan kode etik penulisan, termasuk menghindari Plagiarism,” pungkasnya disela-sela mengikuti workshop.(mna)

 

 Photo by Doc. B2P2BPTH/nurdin