TECHNICAL ASSISTANCE PENELITIAN RAMIN, BENTUK KERJASAMA ANTARA PT. ASIA PULP AND PAPER (APP) DENGAN BBPPBPTH

ADMIN | Senin , 7-Mei-2018

YOGYA (biotifor.or.id) – PT. Asia Pulp and Paper (APP) menggandeng Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPPBPTH) sebagai mitra kerjasama dalam bentuk "Technical Assistance" penelitian Pembangunan Demplot Penanaman dan Konservasi Sumberdaya Genetik Ramin (Gonystylus bancanus) di Sumatera yang dilakukan sejak tahun 2012 sampai dengan 2017 dengan kegiatan koleksi materi genetik ramin, perbanyakan ramin, pembangunan demplot penanaman dan plot konservasi sumberdaya genetik ramin.

 

Ramin termasuk dalam Appendix II CITES, yang berarti tidak dalam ancaman kepunahan, tetapi harus ada kontrol dalam penggunaannya termasuk perdagangannya untuk menghindari pemanfaatan yang tidak selaras dengan kelangsungan hidupnya di alam liar. Alasan tersebut yang mendasari upaya rehabilitasi dan konservasi terhadap jenis ramin. 

Upaya rehabilitasi dan konservasi ramin sampai saat ini belum banyak dilakukan karena berbagai kendala seperti teknik perbanyakan tanaman maupun penanaman”, kata Dr. Asri Insiana Putri, peneliti BBPPBPTH, selaku koordinator penelitian, saat penanaman simbolis 100 bibit ramin di lokasi penanaman lahan gambut kawasan lindung PT Arara Abadi Distrik Rasau Kuning, Riau Perawang beberapa waktu lalu (16/4). Namun, hingga saat ini penelitian mengenai perbanyakan ramin, regenerasi maupun teknik penanaman bibit ramin belum banyak dilaporkan, lanjut Asri.

 “Adapun kerjasama ini dilaksanakan dengan maksud untuk merehabilitasi dan konservasi terhadap jenis ramin yang merupakan kayu bernilai ekonomi tinggi melalui penyediaan IPTEK perbanyakan dan budidaya ramin untuk rehabilitasi lahan gambut yang terdegradasi”, jelas Kepala BBPPBPTH, Ir. Tandya Tjahjana, M,Si saat memberikan sambutan di awal acara penanaman.

Lanjut Tandya, “melalui kerjasama ini telah berhasil terkoleksi materi genetik ramin ± 4.000 bibit ramin hasil perbanyakan vegetatif yang berasal dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Riau dan Jambi untuk rehabilitasi di lahan gambut terdegradasi”.

“Mengingat pentingnya kontribusi hasil dari kegiatan kerjasama ini, maka BBPPBPTH telah mendapatkan ijin untuk memperpanjang kegiatan kerjasama ini selama 5 tahun ke depan, dari 2018 s.d. 2023, antara PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills dengan BBPPBPTH yang telah ditandatangani pada tanggal 28 Februari 2018 di Yogyakarta”, tambah Tandya.

Saat penanaman simbolis tersebut, turut hadir dan melakukan penanaman sejumlah pemangku kepentingan, baik dari pusat maupun daerah, yaitu Kepala Pusat Litbang Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim KLHK, BBKSDA Riau, Balai Litbang Teknologi Serat Tanaman Hutan, Dinas Kehutanan Propinsi Riau, KPHP Minas Tahura, Camat Tualang, Kepala Desa Pinang Sebatang Timur, Ketua Forum Pemerhati Pohon Langka Indonesia, Direktur APP, PT. Arara Abadi, dan PT. Indah Kiat Pulp & Paper Perawang. (BW)

Editor: Nunuk Tri R.