KEBERHASILAN PEMBANGUNAN DEMPLOT RAMIN, HASIL KERJASAMA ANTARA PT. ASIA PULP AND PAPER (APP) DENGAN BBPPBPTH DALAM UPAYA KONSERVASI JENIS RAMIN

ADMIN | Senin , 7-Mei-2018

YOGYA (biotifor.or.id) – PT. Asia Pulp and Paper (APP) bekerjasama dalam penelitian jenis ramin dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPPBPTH) dibawah koordinator Dr. Asri Insiana Putri, sejak tahun 2012 sampai dengan 2017 dengan kegiatan pembangunan demplot penanaman dan plot konservasi sumberdaya genetik ramin.

Pembangunan demplot penanaman pertama dilakukan pada Oktober 2015 di Petak 930040 Distrik RSK seluas 4,2 ha dan demplot kedua pada April 2017 di Petak 51102 Distrik RSKAU seluas 5,6 ha.”Dari hasil evaluasi plot kedua yang dilakukan sebulan setelah penanaman menunjukkan survival 78,61% dan tinggi 36,87 cm”, lanjut Asri.

“Sedangkan untuk penanaman plot konservasi sumber daya genetik (KSDG) ramin dilakukan dari 3 (tiga) populasi yaitu Tanjung Puting (Kalimantan Tengah), Tumbang Nusa (Kalimantan Tengah) dan Bukit Batu (Riau)”, tambah Asri.

Pembangunan plot konservasi sumber daya genetik ramin ini dilakukan secara bertahap, yang dimulai dari tahun 2014 hingga tahun 2016, menyesuaikan kesiapan perbanyakan bibit hasil vegetatif makro yang telah berhasil hingga lebih dari 90%. Perbanyakan vegetatif mikro dengan kultur jaringan telah berhasil menghasilkan plantet, sedangkan kerjasama 5 tahun ke depan, fokus pada teknik perbanyakan ramin secara massal, tegas Asri.

Lanjutnya, “Pembangunan plot KSDG populasi Tanjung Puting (Kalimantan Tengah) dilakukan pada September 2014 di Petak 9254 Distrik RSKH. Hasil evaluasi menunjukkan survival tanaman, mencapai 55,51% pada umur 24 bulan.

Sedangkan pembangunan plot KSDG populasi Bukit Batu Humus (Riau) dan Tubang Nusa (Kalimantan Tengah) dilakukan pada September dan Oktober 2015 di Petak 930040 Distrik RSK seluas masing-masing 1,2 ha dan 1 ha. Berdasarkan evaluasi tingkat survival mencapai 67,54 – 68,86% pada umur 12 bulan.

Pada Oktober 2016 dilakukan pembangunan plot KSDG Tanjung Puting (Kalimantan Tengah), populasi Bukit Batu Humus (Riau) dan populasi Tumbang Nusa (Kalimantan Tengah) dilakukan di Petak 51102 Distrik RSKAU seluas masing-masing 1 ha dengan tingkat survival mencapai diatas 90% pada umur 7 bulan.

Penelitian mengenai pembangunan demplot penanaman dan demplot konservasi sumberdaya genetik ramin (Gonystylus bancanus) di Sumatera yang dilakukan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPPBPTH) sebagai technical assistance bersama para stake holder dari institusi pendidikan (Fakultas Kehutanan, UGM) dan para pengguna (PT. Arara Abadi, PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills dan Asia Pulp and Paper) pada tahap awal ini telah menunjukkan hasil yang sangat memuaskan bagi perkembangan ilmu dan penerapannya, konservasi, ekologi dan ekonomi kehutanan, khususnya bagi pengayaan tanaman langka khas Sumatera/Kalimantan dan rehabilitasi lahan gambut Indonesia, tutup Asri.(BW)

Editor: Nunuk Tri R.