KOMIT UNTUK GERAKAN NASIONAL SADAR DAN TERTIB ARSIP, KLHK SELENGGARAKAN PEMILIHAN ARSIPARIS TELADAN

ADMIN | Jumat , 11-Mei-2018

BOGOR (biotifor.or.id) - Untuk menindaklanjuti komitmen para Dirjen lingkup Kementerian LHK dihadapan ANRI dan Menteri LHK terkait dengan Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip  (GNSTA) Kementerian LHK yang dicanangkan pada tanggal 16 Maret 2018 di Manggala Wanabakti, KLHK secara periodik menyelenggarakan Pemilihan Arsiparis Teladan Lingkup KLHK. Tahun 2018 Pemilihan Arsiparis Teladan Lingkup KLHK, berlangsung selama dua hari pada tanggal 8-9 Mei 2018, di Arch Hotel Bogor.

Gerakan ini dicanangkan tahun 2017 oleh ANRI, KHK baru bisa menandatangani komitmen ini tahun 2018. Beberapa Kementerian/Lembaga telah melaksanakan ini sehingga kita diharapkan bisa melaksanakan gerakan ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Agung Widyo Saptono, SE. M.Si, pada saat mewakili sambutan dari Kepala Biro Umum KLHK, Selasa (08/05/2018).

“Sampai sekarang arsip belum terlalu mendapat prioritas, padahal pada saat terjadi masalah arsip ini menjadi bukti normor 1,  karena apabila ada kasus hukum bukti atau arisp ini menjadi sangat penting untuk menjawab permasalahan yang ada sehingga apabila ada kasus kita bisa kalah apabila arsip tidak tersedia,” kata Agung.

Gerakan ini yang harus didukung oleh pimpinan di setiap satuan kerja lingkup LHK tidak hanya penyediaan SDM maupun sarprasnya, tapi perlu juga dipikirkan anggarannya,” lanjut Agung.

Agung mengungkapkan bahwa yang diundang dalam pemilihan arsiparis teladan adalah satker yang mempunyai arsiparis, dan untuk memenuhi kebutuhan arsiparis Biro Umum KLHK telah menyampaikan surat tentang mekanisme inpassing fungsional umum menjadi arsiparis, ternyata sampai saat ini minatnya sangat kurang.

Lebih lanjut Agung menyampaikan bahwa Biro Umum mendapat amanah untuk rekontruksi arsip yang ada di satker lingkup KLHK. Sebetulnya tidak hanya rekontruksi arsip di UPT , tetapi ada transfer of knowledge kepada UPT yaitu dengan mengirim staf KUPK (Kantor Unit Pusat Kearsipan) KLHK ke UPT yang arsipnya belum tertata dengan baik sambil memberikan ilmu kepada petugas-petugas di daerah.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Setjen KLHK, Ir. Samidi, M.Sc dalam pembinaan arsiparis mengatakan bahwa arsip itu mempunyai peran penting bagi kehidupan bernegara, betapa arsip mempunyai nilay yang sangat penting dalam seluruh aspek pekerjaan.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa selama ini arsiparis itu dianggap pekerjaan nomor sekian, kami ingin mengubah itu dengan Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip (GNSTA) KLHK yang dicanangkan pada saat hari bakti rimbawah tahun 2018,” ungkap Samidi.

Lebih lanjut Samidi mengatakan bahwa sekarang unit kerja di KLHK yang mempunyai arsiparis dan bahkan tidak mempunyai arsiparis mempunyai komitmen dengan adanya  GNSTA di KLHK. Oleh karena itu, setiap tahun di usulkan untuk pemilihan arsiparis teladan di KLHK yang akan diikutsertakan dalam kompetisi arsiparis di tigkat nasional, baik di kategori arsiparis terampil maupun tingkat ahli.

Proses pemilihan arsiparis teladan ini melalui beberapa tahap yaitu test tertulis, wawancara, dan presentasi. Dari seleksi ini akan dipilih 5 arsiparis terbaik,  baik arsiparis di tingkat terampil maupun ahli, kemudian dipilih 1 arsiparis terbaik  yang akan mewakili KLHK di tingkat Nasional.

Pemilihan arsiparis KLH ini merupakan sarana peningkatan kapasitas SDM arsiparis, selain untuk meningkatkan motivasi melalui pemberian penghargaan kepada arsiparis yang terpilih. Kegiata ini juga diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan di bidang arsiparis.

Sampai saat ini, dI KLHK ada sekitar 74 arsiparis di seluruh Indonesia yang tersebar di beberapa unit kerja dan pemilihan arsiparis teladan tahun ini diikuti oleh 47 orang dari bebera unit kerja KLHK. Pada kegiatan pemilihan arsiparis teladan ini, B2P2BPTH mengirimkan satu peserta arsiparis ahli yaitu Astoto Nugroho. Pada tahun 2016, Astoto menjadi wakil KLHK dan terpilih menjadi arsiparis PNS Kategori Keterampilan Teladan Nasional (Juara 1) dan mendapatkan hadiah untuk benchmarking arsiparis ke Jepang.(PK)