KOMIT UNTUK PELESTARIAN HUTAN DAN LINGKUNGAN, BBPPBPTH BERUPAYA JALIN KERJASAMA DENGAN CSR DJARUM FOUNDATION

ADMIN | Jumat , 18-Mei-2018

YOGYA (biotifor.or.id) – Dalam rangka meningkatkan peran penelitian dan pengembangan pada upaya pelestarian hutan dan lingkungan dengan berbagai pihak, BBPPBPTH berupaya menjalin kerjasama kemitraan dengan CSR Djarum Foundation yang diwujudkan dengan pertemuan antara kedua belah pihak di Ruang Rapat B2P2BPTH, Selasa (15/05/2018).

”Banyak hasil-hasil penelitian dan pengembangan yang perlu untuk didiseminasikan agar masyarakat luas mengetahui dan menggunakan produk-produk unggulan kita,” kata Dr. Agus Justianto, Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI) pada saat membuka pertemuan tersebut.

”Untuk memperlancar kegiatan tersebut maka dirasakan perlu menggandeng pihak luar sehingga pada akhirnya menjadi milik bersama,” tegas Agus.

Agus menyampaikan terima kasih serta mengapresiasi pertemuan ini, ke depan diharapkan dapat  ditindaklanjuti. Selain itu Agus juga berharap CSR Djarum Foundation dapat melihat secara langsung fasilitas yang tersedia di B2P2BPTH sehingga kedepannya dapat dimanfaatkan bersama dan ada mutual benefit yang dapat diperoleh dari network ini.

Ir. Tandya Tjahjana, M.Si, Kepala B2P2BPTH, menyambut baik rencana kerjasama ini dan berharap ke depan kerjasama ini akan terwujud.

Pada kesempatan tersebut Retisa Mutiaradevi, S.Kom.,M.CA., Kepala Bidang Data, Informasi dan Kerjasama BBPPBPTH, menyampaikan paparan tentang profil keunggulan BBPPBPTH dan KHDTK Wonogiri sebagai trigger kedua pihak untuk menjalin kerjasama.

“Ke depan kalau kerjasama ini berlanjut, kami menawarkan paket kunjungan ke KHDTK Wonogiri untuk melihat hasil-hasil penelitian kami yang unggul,” ajak Retisa.

Perwakilan dari CSR Djarum Foundation, Mutiara Asmara, menyampaikan bahwa baru pertama kali bersilaturahmi ke kantor B2P2BPTH, dan sangat berterima kasih dengan sambutan yang diberikan. Mutiara juga berharap ke depan agar hubungan baik yang terjalin dapat memberikan pengenalan research and development kepada masyarakat luas.

“Upaya pengenalan pemeliharaan lingkungan, dapat dilakukan dengan memperbesar area digital sebagai sarana informasi, sehingga mengurangi penggunaan bahan atau produk yang dapat merusak lingkungan, pembuatan green museum serta sarana edutainment,” tegas Mutiara.

Kegiatan pertemuan dua pihak ini diakhiri dengan kunjungan ke beberapa fasilitas yang dimiliki B2P2BPTH untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan antara lain laboratorium, persemaian dan rumah kaca.

Sampai saat ini, B2P2BPTH telah banyak menjalin kerjasama baik dengan instansi pemerintah, NGO maupun pihak swasta dalam rangka kegiatan penelitian dan pengembangan. Melalui kerjasama dengan berbagai mitra ini diharapkan akan terwujud optimalisasi kegiatan penelitian dan pengembangan serta sebagai salah satu upaya diseminasi hasil-hasil penelitian dan pengembangan BBPPBPTH kepada masyarakat luas.(UMP)

Editor : Nunuk TR.