PEMKAB WONOGIRI SAMBUT BAIK PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN HASIL LITBANG DI KHDTK WONOGIRI

ADMIN | Rabu , 30-Mei-2018

WONOGIRI (biotifor.or.id) – Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyambut baik Pencanangan Pengembangan dan Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengembangan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wonogiri. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, di KHDTK Alas Kethu Wonogiri, Selasa (15/05/2018).

Lebih lanjut Edy mengatakan bahwa kegiatan Ekspose dan Pencanangan Model Pengembangan dan Pemanfaatan Hasil Litbang Di KHDTK Alas Kethu ini sangat sesuai dengan visi misi Kabupaten Wonogiri.

“Visi Kabupaten Wonogiri tahun 2016-2021 adalah membangun Wonogiri sukses, berbudaya, berkeadilan, berdaya saing dan demokratis,” jelas Edy.

Hal itu sejalan dengan Kepala B2P2BPTH, Ir. Tandya Tjahjana, M.Si yang mengatakan bahwa untuk mengoptimalkan peran KHDTK disusunlah model pengembangan dan pemanfaatan hasil litbang di KHDTK. Adanya model itu diharapkan rencana pengembangan dan pemanfaatan hasil litbang di areal KHDTK menjadi tertata dengan baik.

“Pemanfaatan oleh pengguna hasil litbang (user) lebih luas, ancaman keamanan dan kebakaran bisa dikendalikan, penyebarluasan informasi (diseminasi) hasil-hasil penelitian lebih maksimal, adanya inovasi diseminasi, organisasi dan juga meningkatnya sumberdaya manusia pengelola KHDTK,” harap Tandya.

Sementara itu Kepala Badan Litbang dan Inovasi (BLI), Dr. Agus Justianto, mengatakan bahwa KHDTK Wonogiri sangat berpotensi untuk kegiatan litbang bidang konservasi sumber daya genetik, bioteknologi dan pemuliaan jenis-jenis tanaman penghasil bahan baku industri, kayu pertukangan dan kayu energi serta hasil hutan bukan kayu.  

“Untuk itu, maka diperlukan pengelolaan secara terpadu meliputi berbagai aspek permasalahan di bidang kehutanan yang terkait hutan penelitian sebagai laboratorium penelitian, produksi, lingkungan dan sosial ekonomi, tanpa meninggalkan peran serta masyrakat dan stakeholders yang ada,” ujar Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa adanya Pencanangan Pengembangan dan Pemanfaatan Hasil Litbang di KHDTK Wonogiri, ada 4 (empat) nilai positif dan harapan dengan digulirkannya program itu:  
1.    Informasi hasil riset atau IPTEK perbenihan dan pengelolaan sumber benih yang sudah tersertifikasi dapat tersebarluaskan kepada pengguna dan masyarakat umum secara luas sehingga diharapkan dapat mendukung kebutuhan pemenuhan sumber benih unggul di hutan tanaman di Indonesia.
2.    Terwujudnya pelestarian budaya lokal, tumbuhnya tempat wisata baru diikuti dengan tumbuhnya berbagai usaha kecil yang berkembang di wilayah secara otomatis peningkatan kesejahteraan akan meningkat.
3.    Pengembangan model akan melibatkan masyarakat sehingga menciptakan peluang usaha masyarakat sekitar untuk penyediaan jasa terkait wisata seperti konsumsi, transportasi, guide, dan lain-lain. Selain itu diharapkan dapat bersinergi dengan Pengembangan usaha jasa lingkungan yang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata serta lembaga Diklat yang ada di Kabupaten Wonogiri.
4.    Mempercepat tercapainya program Pengembangan Hasil Litbang dan Wisata Ilmiah di KHDTK Wonogiri dan peningkatan kunjungan wisatawan di Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah.

Keempat nilai positif di atas, dapat dicapai apabila ada sinergi dan kolaborasi antar pihak terkait (stakeholder) dalam pengelolaan KHDTK Alas Kethu Wonogiri. Harapan kedepan model ini dapat menjadi percontohan dalam pengembangan dan pemanfaatan KHDTK-KHDTK lain di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pencanangan Pengembangan dan Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengembangan di KHDTK Wonogiri ditandai dengan pelepasan burung secara bersama-sama oleh Kepala BLI dan Wakil Bupati Wonogiri, didampingi oleh beberapa pejabat/tamu undangan.

Pada kesempatan ini Kepala BLI juga menyerahkan benih unggul hasil penelitian B2P2BPTH yaitu benih Acacia mangium dan Sengon, kepada Wakil Bupati Wonogiri, BPDASHL Solo, BPDASHL Pemali Jratun dan BPDASHL SOP.

Selain itu juga disampaikan paparan singkat succes story dari penelitian yang dilakukan di KHDTK Alas Kethu Wonogiri oleh Dr. Arif Nirsatmanto, dan paparan terkait konservasi tanaman oleh Yayan Hadiyan, S.Hut.,M.Sc.

Kegiatan ini ditutup dengan penanaman pohon langka diantaranya Gandri, Nogosari, Sala dan Santen oleh Kepala BLI, Wakil Bupati Wonogiri, Kepala B2P2BPTH, Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Tengah dll.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Klinik Lingkungan dan Kehutanan dan Mitigasi Bencana (KLMB) UGM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, Kepala UPTD Perbenihan Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur, Kepala KPH Perhutani Surakarta, Kepala Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, Kepala Komando Rayon Militer 08/Giriwoyo Wonogiri, Kepala Polisi Sektor Wonogiri, Camat Wonogiri, Kepala Desa Giriwono dan Kepala Balai lingkup BLI Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.(MNA)

 

Editor : Priyo Kusumedi