FIELD TRIP WORKSHOP "REMOTE SENSING FOR FOREST INVENTORY AND HEALTH"

ADMIN | Sabtu , 4-Agust-2018

SIAK (biotifor.or.id) – Field trip Workshop “Remote Sensing for Forest Inventory and Health” dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2018, atau hari kedua pelaksanaan workshop. Lokasi yang dipilih adalah plot pertanaman akasia milik PT. Arara Abadi di Distrik Rasau Kuning, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Lokasi ini dipilih karena dianggap memenuhi beberapa hal yang disampaikan saat workshop pada hari pertama, seperti adanya serangan penyakit yang terjadi pada tanaman di plot tersebut.

Perjalanan dari kota Pekanbaru menuju lokasi memakan waktu sekitar 2 jam. Pada saat praktek peserta dibagi menjadi 3 kelompok dan bergantian untuk mendapat 3 materi yg berbeda, dengan durasi masing-masing materi kurang lebih 1 jam.

Materi pertama yaitu penentuan base point control menggunakan GPS.  Pada bagian ini peserta diberi pengarahan bagaimana bisa memilih, menentukan titik yang bisa digunakan sebagai ground control.  Peserta diajari memasang dan menggunakan GPS utk penentuan ground control yg bisa direkam oleh kamera pada drone.

Materi selanjutnya adalah praktik penggunaan drone.  Berbekal materi ini peserta dapat menggunakan dan mengoperasikan drone. Drone yang dipakai saat praktek adalah type DJI Phantom 4. Hal penting yang harus diperhatikan saat mengoperasikan drone adalah bagaimana melakukan pengaturan dan pengambilan gambar menggunakan kamera yang melekat pada drone.

Materi ketiga adalah disease monitoring, hal ini diberikan karena workshop ini berupaya untuk mengaplikasikan penggunaan drone pada kegiatan survey kesehatan tanaman.

Monitoring manual tetap perlu dilakukan karena penggunaan teknologi untuk monitoring saat ini memiliki keterbatasan dan bias-bias. Pengamatan manual diperlukan untuk mengantisipasi bias-bias tersebut.

Pengamatan morfologi meliputi scoring gejala/inside (incident), keparahan (severity), dan tipe kerusakan (type of damage).

Data-data dari lapangan tersebut kemudian dibahas pada sesi terakhir. Pada sesi yang dibawakan oleh Matthew Dell dan Colin McCoull diajarkan bagaimana melakukan data processing, work flows hingga menghasilkan data final.

Menurut salah seorang peserta dari Thailand, Tharnrat Kaewgrajang, field trip ini membuatnya lebih memahami proses bagaimana menggunakan UAV untuk mengevaluasi kesehatan hutan.

Field trip bagus dan menyenangkan, tetapi ada baiknya jika data hasil akhir diberikan beserta modul untuk latihan,” ujar Seva, peserta dari PT. MHP.(***mna)

 

Editor : PK & NTR

 Photo : Dok. B2P2BPTH/mna