SISWA SMAKBO : MELIHAT PENERAPAN TEORI DI DUNIA KERJA

ADMIN | Selasa , 18-Sept-2018

YOGYA (biotifor.or.id) – Rahman Arief, STP., mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan ke B2P2BPTH yang pertama, siswa kelas XIII sudah 3 tahun menimba ilmu di SMAKBO dan ingin melihat sejauh mana aplikasi dari teori/pelajaran di sekolah diterapkan baik di industri maupun di instansi pemerintah seperti B2P2BPTH.

Hal itu disampaikan Arief saat mewakili manajemen memberikan sambutan pada Kunjungan Industri siswa SMK-SMAK Bogor, di ruang seminar B2P2BPTH, Rabu (04/09). Sekolah kejuruan ini lebih dikenal dengan nama SMAKBO.

Arif melanjutkan, yang kedua siswa-siswi dapat melihat secara langsung kondisi di lapangan. “Ketiga, saya berharap suatu saat dari lulusan SMAKBO ini ada yang tertarik dan masuk di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau Unit Pelaksana Teknis lainnya”, harap Arif.Pada tahun 2019, SMAKBO akan meluluskan sebanyak 300 siswa. Adanya wawasan peminatan, ke depan dapat dimungkinkan dari lulusan SMAKBO ada yang tertarik dan menjadi peneliti.

Rombongan diterima oleh Kepala B2P2BPTH yang diwakili oleh Kepala Seksi Data Informasi dan Diseminasi, Nunuk Tri Retnaningsih, S. Hut, M. Eng. Selain ucapan selamat datang, Nunuk juga memberikan sedikit paparan mengenai profil institusi, hasil-hasil penelitian juga fasilitas-fasilitas yang ada di B2P2BPTH.

SMAKBO adalah sekolah kejuruan yang berada di bawah Pusat Pendidikan dan Perindustrian, Kementerian Perindustrian. Kunjungan Industri ini dalam rangka merealisasikan salah satu program pendidikan siswa SMK 4 Tahun di SMAKBO. Peserta yang mengikuti kunjungan ini sebanyak 96 orang kelas XIII dan didampingi oleh 5 orang guru.

Setelah selesai acara di ruang seminar, para siswa dibagi menjadi 5 kelompok menuju laboratorium dan persemaian. Di Laboratorium Genetika Molekuler disampaikan oleh Dr. Istiana Prihatini, Materi Kultur Jaringan oleh Dr. Asri Insiana Putri, Fithry Ardhany, S. Hut, M. Sc dan Yohanes Wibisono, S. Hut. Materi Persemaian Tanaman Langka oleh Lukman Hakim, S. Hut, MP. Eritrina Windyarini, S. Hut, M. Sc menyampaikan materi di Laboratorium Bio Energi serta Dwi Kartikaningtyas, S. Hut dan Surip, S. Hut. Membimbing siswa di persemaian dan green house acacia.

Salah seorang siswa peserta kunjungan yang terkesan adalah Nur Zerris. “Penjelasannya sangat jelas dan tidak keluar dari materi, dengan alat peraga membuat penjelasan lebih mudah dan dimengerti”, ujarnya.

“Jika regulasi memungkinkan ada rekrutment untuk jabatan analis kimia”, harap Arief di sela-sela mendampingi anak didiknya.(***DS)

 

Foto : Dokumentasi B2P2BPTH/mna&ds