APRESIASI TAHURA DR. H. DJUANDA PADA PELESTARIAN TANAMAN LANGKA DI BBPPBPTH

ADMIN | Selasa , 2-Juli-2019

B2P2BPTH (Yogya, Juni 2019)_Kegiatan dan perbanyakan bibit secara generatif maupun vegetatif beberapa jenis tanaman langka sudah dilakukan sejak tahun 2008. Kegiatan ini berawal dari permintaan masyarakat kepada kantor Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan bibit tanaman langka atau khas DIY untuk penghijauan dan reboisasi.

Hal ini disampaikan Lukman Hakim, S.Hut, MP selaku peneliti yang menangani kegiatan pengembangan tanaman langka/khas DIY pada rombongan dari Taman Hutan Raya (Tahura) Dr. H. Djuanda Bandung di kantor B2P2BPTH, Selasa (25/06/2019).

“Bibit tanaman langka ini telah disebarluaskan ke beberapa institusi pemerintah, sekolahan, Hotel, lembaga LSM yang peduli lingkungan, dan masyarakat luas baik di DIY maupun luar DIY. Diharapkan bibit yang telah ditanam ini dapat menjadi sumber genetik di masa yang akan datang,” kata Peneliti Konservasi Sumberdaya Genetik ini.

Lukman juga menjelaskan bahwa telah dilakukan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah DIY dengan B2P2BPTH dalam pembangunan plot konservasi ex-situ beberapa jenis tanaman hutan di Tahura Bunder Gunungkidul.

“Ini merupakan upaya bersama untuk mengamankan jenis tanaman langka dari ancaman kepunahan, lanjut mantan Kasi Data, Informasi dan Diseminasi

Tomi, selaku perwakilan Studi Banding dari Tahura Dr. H. Djuanda menyampaikan bahwa kantor B2P2BPTH Yogyakarta sudah lebih maju dalam kegiatan pengembangan, terutama untuk jenis tanaman langka.

“Kami, selain dapat belajar tentang konservasi jenis tanaman langka ini, juga dapat memperoleh bibit tanaman langka yang belum ada di Tahura yang kami kelola sebagai tanaman koleksi,” harap Tomi.

Sejalan dengan tujuan tersebut, pihak Tahura Dr. H. Djuanda merasa perlu untuk melakukan kerjasama mengenai kegiatan pengembangan jenis tanaman langka yang sudah dilakukan oleh B2P2BPTH.

Dr. Nur Sumedi, S.Pi, MP, selaku Kepala B2P2BPTH mengapresiasi kegiatan studi banding terutama di bidang konservasi tanaman langka yang dilakukan oleh Tahura. “Koleksi dan penanaman tanaman khas DIY ini akan mendukung program nasional  dalam melestarikan Konservasi Sumber Daya Genetik untuk produktivitas dan pemanfaatan masa sekarang ataupun masa mendatang”, ungkap Nur.

Setelah berkunjung ke persemaian tanaman langka/khas, rombongan kemudian disambut oleh Dr. Asri Insiana Putri, MP di laboratorium Kultur Jaringan. Di sana Asri menjelaskan mengenai kegiatan yang selama ini sudah dilakukan melalui system kultur jaringan.

Pada hari yang sama, B2P2BPTH juga mendapatkan tamu kunjungan dari Universitas PGRI Yogya. Universitas PGRI melakukan kunjungan ke laboratorium Kultur Jaringan dan Laboratorium Genetika Molekuler.***UQ

Editor               : LH

 

Dokumentasi    : Dewi Sartika, UQ



 

 

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan :

Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun Pakem Sleman DI Yogyakarta (Indonesia)

Email                : breeding@biotifor.or.id

Website            : www.biotifor.or.id

Instagram          : www.instagram.com/biotifor_jogja

Facebook         : www.facebook.com/Balai-Besar-Litbang-BPTH-187407891327294

 

E-Journal          : http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index