SUCCESS STORY KEGIATAN LITBANG BLI DALAM PEMBANGUNAN KPH MELALUI IMPLEMENTASI IPTEK KEHUTANAN

ADMIN | Kamis , 25-Juli-2019

Balai Besar Litbang BPTH (Yogya, 24 Juli 2019) Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian LHK telah berkiprah lebih dari 1 abad, menghasilkan beragam IPTEK dan Inovasi, sangat potensial untuk mendorong operasionalisasi KPH. Kepala BLI, Dr. Ir. Agus Justianto, M.Sc. menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pembangunan KPH Tingkat Nasional Tahun 2019 di Yogyakarta, 24-25 Juli 2019.

Kabadan dalam kegiatan tersebut menyampaikan presentasi terkait Peran KPH dalam Implementasi IPTEK Kehutanan (Peran BLI dalam Pembangunan KPH). “Tusi BLI dan tusi KPH saling mendukung dalam mewujudkan kemandirian KPH, serta kegiatan penelitian dan pengembangan telah menyertakan KPH dalam kerangka rencana penelitian, pengembangan dan inovasi,” ungkap Kabadan.

Pengarusutamaan KPH dalam Penelitian dan Pengembangan - Kegiatan Litbang Dikaitkan dengan KPH dalam Bentuk Rencana Penelitian dan Pengembangan Integratif (RPPI) 2015-2019 yang terdiri atas 15 RPPI Penelitian dan 8 RPPI Pengembangan.

“Dukungan IPTEK telah terwujud di beberapa KPH, diantaranya KPH Boalemo, KPH Lakitan, KPH Biak Numfor. Saat ini pengembangan IPTEK juga sedang berlangsung di beberapa KPH,” tutur Kabadan.

Success Story kegiatan Litbang BLI di KPH Boalemo, Gorontalo berupa Pengembangan Desa Mandiri Berbasis Aren; di KPH Lakitan, Sumatera Selatan berupa Pengembangan Bisnis Pemberdayaan Masyarakat di KPH Wilayah VIII Lakitan Bukit Cogong Kegiatan Litbang untuk Mendukung Kelembagaan KPH dengan komoditi/produk unggulan asap cair, sereh wangi dan madu; serta di KPH Biak Numfor, Papua berupa Penyediaan Benih Unggul Kayu Putih  (Melaleuca cajuputi subsp. cajuputi).

Penyediaan Benih Unggul Kayu Putih  (Melaleuca cajuputi subsp. cajuputi) di KPH Biak Numfor, Papua sebagai pelaksana adalah Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (Litbang BPTH) Yogyakarta.

Untuk meningkatkan produktivitas minyak kayuputih di Indonesia, Balai Besar Litbang BPTH telah menghasilkan benih kayuputih berkualitas yang memiliki rendemen kayuputih tinggi dan kadar sineol yang baik.  “Penanaman bibit unggul kayuputih diharapkan dapat meningkatkan produksi minyak kayu putih untuk mendukung industri minyak kayu putih,” tutur Kepala Balai Besar Litbang BPTH, Dr. Nur Sumedi, S.Pi, MP.

Lebih lanjut Kabadan menyampaikan 4 desain/tingkatan IPTEK untuk keberhasilan operasional KPH dengan memanfaatkan IPTEK hasil penelitian, yaitu: IPTEK terapan, teknologi sederhana; IPTEK yang mampu mengolah potensi menjadi barang dan jasa yang dapat memberikan nilai tambah dan sumber pendapatan bagi KPH; IPTEK yang mampu memberdayakan masyarakat dan memacu partisipasi aktif masyarkat dengan tetap memperhatikan kelestarian hutan dan lingkungan; dan IPTEK yang mampu menjaring pengembangan investasi dan pengembangan industri kecil/ industri rumah tangga.

Rekomendasi Kebijakan Hasil Litbang untuk pengembangan KPH telah diterbitkan dalam bentuk Buku Operasional KPH dan Buku Instrumen untuk Mengukur Kinerja KPH (bahan masukan untuk penyusunan draf Permen Bindalwas KPH).

Kegiatan yang bertema Sinergitas Kebijakan Pemerintah Pusat-Daerah untuk Mendorong Pembangunan KPH dihadiri oleh Kementerian LHK/Pusat, Unit Pelaksana Teknis KLHK, dari BPKH, BPHP, BPDAS HL, BPSKL, BKSDA, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas yang membidangi urusan kehutanan, serta Kepala KPH seluruh Indonesia.***RH.

Dokumentasi: MNA


 

Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan :

Jl. Palagan Tentara Pelajar KM15 Purwobinangun Pakem Sleman DI Yogyakarta (Indonesia)

Email                : breeding@biotifor.or.id

Website            : www.biotifor.or.id

Instagram          : www.instagram.com/biotifor_jogja

Facebook         : www.facebook.com/Balai-Besar-Litbang-BPTH-187407891327294

 

E-Journal          : http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPTH/index