Kepakaran Kami : Melakukan Penelitian di Bidang Bioteknologi Hutan dan Pemuliaan Tanaman Hutan
BERITA & PENGUMUMAN  

Jumat, 24-Juni-2016 09:51:51

YOGYA (biotifor.or.id) – Apakah Anda pernah mendengar beberapa ungkapan dari karyawan/pegawai “Thank God it’s friday” saat hari Jum’at menjelang week end, “I don’t like monday” atau “I hate monday” saat malam senin segera berakhir, atau “Happy hour” saat bubaran jam kantor? Beberapa ungkapan tersebut merupakan refleksi bahwa sang pegawai tidak merasa bahagia atau sudah merasa jenuh di tempat kerja.
 
Kamis, 23-Juni-2016 10:07:12

SEMARANG (biotifor.or.id) – Menurut Budi Santoso, pasal 8 poin e PERMENPAN No. 9/2014, menyebutkan bahwa menulis karya tulis/karya ilmiah di bidang kepustakawanan merupakan salah satu unsur pengembangan profesi pustakawan. Misalnya kegiatan membuat tulisan ilmiah populer di bidang kepustakawanan yang disebarluaskan melalui media massa mendapat angka kredit sebanyak 2 poin. Jenis kegiatan ini dapat dilakukan oleh semua jenjang pustakawan mulai dari pustakawan pelaksana hingga pustakawan utama.
 
Rabu, 22-Juni-2016 09:47:08

YOGYA (Biotifor.or.id) – Nilai ekonomi yang tinggi dari kayu jabon (Anthocephalus cadamba Miq) merupakan salah satu tanaman yang mulai dilirik untuk pembangunan hutan tanaman rakyat, hutan rakyat dan hutan tanaman industri. Jenis ini termasuk cepat tumbuh, berbatang silindris dengan tingkat kelurusan tinggi, pemanfaatan kayu sudah dikenal luas masyarakat, serta teknik silvikulturnya telah dikuasai.
 
Selasa, 21-Juni-2016 10:46:04

Semarang (biotifor.or.id) - Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai Kampus Konservasi mengadakan Forum Group Discussion (FGD) Pengembangan Biodisel sebagai sumber energi ramah lingkungan. Acara tersebut diselenggarakan oleh UPT Pengembangan Konservasi UNNES yang dihadiri oleh Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan dan Kerja Sama, Kepala UPT Pengembangan Konservasi, Civitas Akademika dan mahasiswa di lingkungan UNNES. FGD dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2016 di Fakultas Teknik Elektro Kampus UNNES Sekaran, Gunung Pati, Semarang.

 
Selasa, 21-Juni-2016 09:40:26

YOGYA (biotifor.or.id) - “Pacitan memiliki potensi hutan yang spesifik” demikian ungkapan Bupati Pacitan pada saat berdialog dengan Kepala Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Yogyakarta beserta robongan di Kantor Bupati Pacitan. Kabupaten paling Barat di Propinsi Jawa Timur yang dikenal juga dengan kota 1001 gua ini memiliki 77.318,50 Ha hutan yang terdiri 97,35% atau seluas 75.312,00 Ha merupakan hutan rakyat dan hutan negara yang dikelola oleh PERHUTANI hanya seluas 2.006,50 Ha (2,65%) terdiri dari hutan lindung seluas 278,10 Ha dan hutan produksi seluas 1.728,40 Ha. Yang menarik dari hutan rakyat di kabupaten ini adalah pengembangan akasia di lahan seluas 11.579 ha selain tanaman lain yaitu jati, mahoni dan sengon. Produksi kayu akasia mencapai 55.300 m3 pertahun telah terintegrasi industri dengan diserap oleh usaha mebeler di Kabupaten Klaten untuk bahan baku sebagai pengganti kayu jati dan lebih dikenal jati akasia
 
Senin, 20-Juni-2016 08:15:35

YOGYA (biotifor.or.id) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan degradasi lahan adalah salah satu proses degradasi lingkungan yang paling berbahaya. Berkait dengan hal tersebut pada tahun 1994, PBB mendeklarasikan tanggal 17 Juni sebagai Hari Penanggulangan Degradasi Se Dunia melalui resolusi No. A/RES/49/115.
 
Jumat, 17-Juni-2016 10:48:24

YOGYA (biotifor.or.id) – Menurut Dedi Setiadi, SP, M.Sc, bahwa tanaman Araucaria cunninghamii merupakan salah satu tanaman konifer (daun jarum) yang tersebar di Australia dan Pulau Papua (Papua New Guinea dan Papua). Jenis ini sudah lama dimanfaatkan oleh negara maju untuk bahan baku berbagai industri, salah satunya industri pulp dan kertas.

 
Kamis, 16-Juni-2016 11:31:58

YOGYA (biotifor.or.id) – “Saya pernah dipercaya untuk menangani Jurnal di UGM pada tahun 2012 sebagai editor chief. Jurnal ini merupakan salah satu dari 8 jurnal yang sudah terindeks scopus di Indonesia. Namun sejak tahun 2010 sampai dengan 2012 tidak terbit karena dicabut akreditasinya.”

Hal ini disampaikan Nurul Indarti, PhD menjawab pertanyaan salah satu peserta Workshop Strategi Menyusun Karya Tulis Ilmiah dan Menghindari Plagiarisme di Ruang Theatrikal Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga, Jum’at (10/06/2016).

 

Hal 1 dari 27
Hal
EVENT  


LINK TERKAIT